Idul Adha 2026

Disbunnak OKI Ingatkan Syarat Sah Hewan Kurban, Diimbau Jangan Asal Beli

Menurutnya, masih ada hewan yang hanya memiliki satu testis sehingga dinilai tidak sempurna untuk dijadikan hewan kurban.

Tayang:
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/Winando Davinchi
HEWAN KURBAN - Kandang sapi di Desa Celikah, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mulai dipenuhi dengan stok hewan kurban menjelang hari raya Idul Adha. 

Ringkasan Berita:
  • Disbunnak OKI mengimbau masyarakat lebih teliti saat membeli hewan kurban menjelang Idul Adha, terutama mengecek kondisi fisik dan kesehatan hewan.
  • Pembeli diminta memastikan organ tubuh hewan lengkap dan simetris, termasuk mata, telinga, serta testis pada hewan jantan, juga memastikan hewan cukup umur.
  • Masyarakat juga diminta waspada terhadap ciri-ciri hewan sakit dan segera melapor ke dokter hewan atau Puskeswan terdekat jika menemukan kondisi mencurigakan.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel mengimbau masyarakat lebih teliti saat membeli hewan kurban.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Disbunnak OKI, Sadi Purwanto mengatakan, kesempurnaan fisik hewan menjadi syarat penting agar hewan kurban memenuhi ketentuan dan lebih afdhol untuk disembelih.

“Organ-organ yang terlihat seperti mata harus dipastikan lengkap dan tidak mengalami kebutaan. Begitu juga kondisi telinga kanan dan kiri, pastikan simetris dan tidak cacat,” kata Sadi, Rabu (13/5/2026).

Selain mata dan telinga, Sadi mengingatkan masyarakat untuk memeriksa kondisi testis pada hewan jantan.

Menurutnya, masih ada hewan yang hanya memiliki satu testis sehingga dinilai tidak sempurna untuk dijadikan hewan kurban.

“Testisnya apakah simetris atau asimetris. Karena ada beberapa hewan hanya memiliki satu testis, maka itu tidak afdhol dijadikan hewan kurban,” jelasnya.

Baca juga: Pastikan Hewan Kurban Layak, DTPHP Musi Rawas Rutin Cek Kesehatan Ternak Warga Jelang Iduladha

Baca juga: Stok Hewan Kurban di OKU Timur Dipastikan Surplus, Siap Disuplai ke Daerah Lain

Tak hanya kondisi fisik, hewan kurban juga harus memenuhi syarat usia yang cukup. Salah satu tanda hewan cukup umur adalah sudah mengalami pergantian gigi atau poel.

Sadi juga mengimbau pembeli memperhatikan perilaku hewan saat berada di kandang, terutama nafsu makan dan minumnya.

“Kalau hewan masih aktif, nafsu makan dan minumnya baik serta tidak terlihat murung, maka kondisi kesehatannya lebih terjamin,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai ciri-ciri hewan yang terindikasi sakit, seperti tubuh kurus, demam, hidung berair, atau keluar lendir pekat.

“Jika ditemukan kondisi seperti itu, hewan sebaiknya dipisahkan dari kawanan sehat dan segera dilaporkan,” katanya.

Untuk memastikan penanganan medis berjalan baik, Disbunnak OKI meminta peternak maupun penjual segera melapor kepada dokter hewan terdekat apabila menemukan hewan sakit.

Di Kabupaten OKI sendiri, layanan dokter hewan disiagakan di lima UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), yakni di Kayuagung, Pedamaran Timur, Pampangan, Lempuing, dan Mesuji Raya.

“Jika ada laporan hewan bermasalah, dokter hewan akan langsung turun melakukan pemeriksaan,” pungkasnya.

 

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved