Iduladha 2026
Pastikan Hewan Kurban Layak, DTPHP Musi Rawas Rutin Cek Kesehatan Ternak Warga Jelang Iduladha
Jelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 H, DTPHP Kabupaten Musi Rawas rutin melakukan pengecekan kesehatan dan fisik hewan ternak.
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- DTPHP Kabupaten Musi Rawas rutin melakukan pengecekan kesehatan dan fisik hewan ternak di sejumlah kecamatan jelang Iduladha.
- Para peternak dan lapak-lapak penjual sapi maupun kambing diingatkan untuk selalu menjaga kesehatan hewan ternaknya masing-masing.
- Pengecekan ini diperlukan untuk memastikan hewan ternak yang akan dijual benar-benar sehat dan aman dikonsumsi.
TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS -- Jelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 H, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Musi Rawas rutinkan melakukan pengecekan kesehatan hewan ternak milik warga.
Upaya tersebut dilakukan guna memastikan kesehatan hewan ternak sehingga layak untuk menjadi hewan kurban pada Hari Raya Iduladha mendatang.
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DTPHP Musi Rawas, Sadjadi, mengatakan bahwa pengecekan kesehatan hewan ternak milik warga menjadi agenda rutin yang harus mereka laksanakan setiap tahunnya.
"Ini agenda rutin kami saat menjelang Iduladha, kami akan turun cek kesehatan hewan ternak yang akan menjadi hewan kurban," ujarnya, Senin (4/5/2026).
Dikatakannya, pengecekan dilakukan baik terhadap kesehatan hewan itu sendiri, termasuk juga fisiknya.
Sehingga hewan tersebut layak dan mencukupi syaratnya untuk menjadi hewan kurban.
"Yang kami cek itu pertama kesehatan, kemudian fisiknya apakah ada cacat atau tidak, termasuk juga usianya. Jadi, sebelum diperjualbelikan menjadi hewan kurban, ternak itu sudah layak," jelasnya.
Lanjut dikatakan, kegiatan pengecekan kesehatan hewan tersebut sudah dimulai sejak beberapa hari lalu.
Namun, kegiatan akan terus berjalan hingga sampai tiba Hari Raya Iduladha.
"Sudah mulai dilakukan beberapa hari yang lalu, tapi yang namanya mau Iduladha, jadi pasti banyak hewan yang masuk ke Musi Rawas, itu tetap kami kejar untuk dicek," ungkapnya.
Ditambahkannya, pengecekan kesehatan dilakukan melalui petugas Kesehatan Hewan (Keswan) di lapangan dengan wilayah fokus di empat kecamatan, yakni Megang Sakti, Sumber Harta, Purwodadi, dan Tugumulyo.
"Karena empat kecamatan ini menjadi pusat utama penjualan ternak kurban. Di sini kami turun langsung mendatangi setiap lapak penjualan hewan kurban, baik itu sapi, kambing, maupun kerbau," tegasnya.
Dia mengaku, berdasarkan pengalaman, untuk hewan ternak yang sering menjadi hewan kurban itu biasanya jenis sapi bali, karena selain harganya terjangkau, sapi bali juga paling banyak diminati masyarakat.
"Biasanya yang paling banyak diminati sapi bali, karena harganya terjangkau. Kalau sapi jenis simental dan limosin itu sedikit peminatnya karena harganya cukup tinggi," ucapnya.
Ia juga terus mengingatkan para peternak dan lapak-lapak penjual sapi maupun kambing untuk selalu menjaga kesehatan hewan ternaknya masing-masing.
| Instagram Mendadak Hilang Usai Sentil 'Wanita Bermasalah', Ahmad Dhani Sebut Ada yang Ketakutan |
|
|---|
| Motif Eks Menantu Otaki Perampokan dan Pembunuhan Lansia di Pekanbaru, Dipicu Sakit Hati |
|
|---|
| Eks Menantu Jadi Otak Perampokan dan Pembunuhan Lansia di Pekanbaru, Terancam Hukuman Mati |
|
|---|
| Buntut SMS Refund 'Tanpa Empati', PT KAI Digugat Rp100 Miliar oleh Korban Kecelakaan Stasiun Bekasi |
|
|---|
| Sempat Hilang di Palembang, Mobil Kijang Kapsul Milik Iskandar Ditemukan Polisi di PALI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Pastikan-Hewan-Kurban-Layak-DTPHP-Musi-Rawas-Rutin-Cek-Kesehatan-Ternak-Warga-Jelang-Iduladha.jpg)