Idul Adha

Stok Hewan Kurban di OKU Timur Dipastikan Surplus, Siap Disuplai ke Daerah Lain

Ketersediaan hewan kurban di Kabupaten OKU Timur tahun 2026 dipastikan dalam kondisi aman bahkan surplus.

Penulis: Choirul Rahman | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/Choirul Rahman
PEMERIKSAAN KESEHATAN -- Petugas UPTD Puskeswan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di salah satu kandang di OKU Timur, memastikan kelayakan sebelum Idul Adha 2026, Senin (27/4/2026). Dinas Peternakan menegaskan stok hewan kurban tahun ini dalam kondisi surplus dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 

Ringkasan Berita:
  • Ketersediaan hewan kurban di OKU Timur mencapai 27.428 ekor, jauh melampaui kebutuhan 4.833 ekor.
  • Dinas menerjunkan petugas Puskeswan di setiap kecamatan untuk memeriksa kesehatan dan kelayakan hewan kurban.
  • Masyarakat diimbau memilih hewan yang cukup umur, sehat, tidak cacat, dan dalam kondisi tubuh baik.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Ketersediaan hewan kurban di Kabupaten OKU Timur tahun 2026 dipastikan dalam kondisi aman bahkan surplus.

Dinas terkait menegaskan kesiapan stok sekaligus memperketat pengawasan kesehatan hewan untuk menjamin kelayakan kurban masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha.

Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Perikanan (Diskanak) Kabupaten OKU Timur, total ketersediaan hewan kurban di OKU Timur mencapai 27.428 ekor.

Rinciannya terdiri dari sapi potong sebanyak 12.366 ekor, kerbau 69 ekor, kambing 13.173 ekor, dan domba 1.820 ekor.

Sementara itu, kebutuhan hewan kurban masyarakat tahun ini diperkirakan hanya mencapai 4.833 ekor, dengan rincian sapi potong 1.542 ekor, kerbau 14 ekor, kambing 2.922 ekor, dan domba 355 ekor.

Dengan perbandingan tersebut, ketersediaan hewan kurban di OKU Timur dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Bahkan, terdapat potensi distribusi ke daerah lain jika diperlukan.

Baca juga: 5 Syarat Hewan untuk Kurban Hari Raya Idul Adha 2026/1447 H

Baca juga: Janji Manis Kades Mander Serang Belum Bayar 16 Sapi Kurban, Ngaku Punya Teman Pengusaha Batu Bara

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Untung Sutoyo, SST, menjelaskan bahwa pihaknya tidak hanya memastikan ketersediaan, tetapi juga kualitas dan kesehatan hewan kurban.

“Dari sisi jumlah, kita sangat mencukupi. Namun yang lebih penting adalah memastikan hewan yang akan dikurbankan benar-benar sehat dan memenuhi syariat,” ujarnya, kepada Jurnalis Tribunsumsel.com dan Sripoku.com pada Senin (27/4/2026).

Untuk itu, dinas akan menerjunkan petugas dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskeswan di setiap kecamatan se-Kabupaten OKU Timur guna melakukan pemeriksaan langsung di lapangan. Pemeriksaan ini mencakup kondisi fisik, kesehatan, serta kelayakan hewan sebagai hewan kurban.

Untung juga mengimbau masyarakat agar lebih selektif saat membeli hewan kurban. Ia menekankan beberapa kriteria penting yang harus diperhatikan, seperti usia hewan yang sudah cukup (ditandai dengan gigi telah poel), kondisi fisik yang tidak cacat, sehat, serta memiliki tubuh yang gemuk dan tidak kurus.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak tergiur harga murah tanpa memperhatikan kondisi hewan. Pastikan hewan kurban memenuhi syarat, baik secara kesehatan maupun syariat,” tegasnya.

Selain itu, pengawasan juga dilakukan untuk mencegah peredaran hewan sakit yang dapat merugikan masyarakat. Dinas memastikan seluruh hewan yang lolos pemeriksaan akan layak untuk dikurbankan.

Dengan langkah ini, pemerintah daerah berharap pelaksanaan kurban tahun 2026 di OKU Timur dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai ketentuan.

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved