Bus ALS Kecelakaan di Muratara

Profil Bus ALS yang Kecelakaan & Terbakar di Muratara, Tabrakan dengan Mobil Tangki Tewaskan 6 Orang

Bus ALS menabrak mobil tangki minyak di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kelurahan Karang Jayo, Kecamatan Karang Jayo, Kabupaten Muratara,

Tayang:
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Instagram/ptantarlintassumatera
PROFIL - Bus ALS. Bus ALS mengalami kecelakaan dengan mobil tangki minyak di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kelurahan Karang Jayo, Kecamatan Karang Jayo, Kabupaten Muratara, Rabu (6/5/2026) siang. 

Ringkasan Berita:
  • Bus ALS menabrak mobil tangki minyak di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kelurahan Karang Jayo, Kecamatan Karang Jayo, Kabupaten Muratara, Rabu (6/5/2026) siang.
  • ALS dirintis oleh tujuh bersaudara bermarga Lubis, yaitu Sati, Nursewan, Jasanti, Jagu Lembang, Muhammad Arif, dan Hanafiah, serta satu orang lain yang hingga kini masih bersifat tentatif.
  • Pada puncak kejayaannya sekitar tahun 1995, ALS memiliki sekitar 155 armada bus dengan kualitas armada yang selalu diperbarui setiap dua tahun. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Insiden kecelakaan melibatkan bus PO Antar Lintas Sumatera (ALS) hingga hangus terbakar di wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan, Rabu (6/5/2026).

Bus ALS menabrak mobil tangki minyak di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kelurahan Karang Jayo, Kecamatan Karang Jayo, Kabupaten Muratara.

Baca juga: Kronologi Bus ALS Kecelakaan & Terbakar di Muratara, Tabrak Mobil Tangki, 6 Orang Dikabarkan Tewas

BUS KECELAKAAN MAUT -- Kondisi bus ALS  yang mengalami kecelakaan lalu terbakar di Simpang Danau Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Rabu (6/5/2026). Dari informasi dihimpun, sebanyak 6 orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan ini.
BUS KECELAKAAN MAUT -- Kondisi bus ALS yang mengalami kecelakaan lalu terbakar di Simpang Danau Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Rabu (6/5/2026). Dari informasi dihimpun, sebanyak 6 orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan ini. (Facebook/Beni Fernades)

Dalam insiden ini dikabarkan 6 orang meninggal dunia dan saat ini pihak kepolisian masih berada di lapangan melakukan identifikasi para korban jiwa.

Bagi masyarakat Sumatra, nama ALS bukan sekadar merek transportasi, melainkan legenda hidup yang telah membelah jalur Sumatra-Jawa selama puluhan tahun.

Profil PO Bus ALS

Bus ALS adalah sebuah perusahaan otobus Indonesia yang didirikan di Kotanopan, Mandailing Natal, dan kini berpusat di Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Sumatra Utara.

Didirikan pada tahun 1966, ALS merupakan operator bus terbesar di pulau Sumatra dan melayani trayek ke banyak kota di pulau Sumatra dan pulau Jawa.

Dikenal sebagai salah satu PO yang sangat tangguh di Indonesia, ALS juga merupakan salah satu pemilik trayek terjauh di Indonesia dengan rute Kota Medan di Sumatra Utara hingga Kabupaten Jember di Jawa Timur.

ALS dirintis oleh tujuh bersaudara bermarga Lubis, yaitu Sati, Nursewan, Jasanti, Jagu Lembang, Muhammad Arif, dan Hanafiah, serta satu orang lain yang hingga kini masih bersifat tentatif.

Sati Lubis sendiri tercatat sebagai pemilik pertama perusahaan.

Pada awal berdirinya, ALS belum langsung bergerak sebagai perusahaan bus antarkota besar, melainkan berawal dari pengoperasian truk yang kemudian berkembang menjadi usaha angkutan penumpang.

Baca juga: Bus ALS Kecelakaan Hingga Ludes Terbakar di Muratara, Polisi Turun Lakukan Olah TKP

Pada masa awal operasionalnya, ALS hanya melayani trayek antarkota dalam provinsi, yakni rute Medan–Kotanopan.

Seiring meningkatnya kebutuhan transportasi dan kepercayaan masyarakat, ALS mulai memperluas jangkauan layanannya dengan membuka trayek antarkota antarprovinsi Medan–Bukittinggi.

Perkembangan ini menandai transformasi ALS dari usaha transportasi berskala lokal menjadi perusahaan otobus yang mulai diperhitungkan di wilayah Sumatra bagian utara dan barat.

Kabupaten Mandailing Natal menjadi perbatasan antara Sumatra Utara dengan Sumatra Barat.

Karena bus ALS makin dikenal masyarakat, pada tahun 1972, angkutan darat ini memperluas trayeknya ke kota-kota besar di Sumatra seperti Banda Aceh, Padang, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Palembang, dan Bandar Lampung.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved