Berita OKU Timur

May Day 2026, KSPSI OKU Timur Pilih Dialog Bersama Pemerintah dan Forkopimda

KSPSI OKU Timur memilih memperingati May Day 2026 dengan sarasehan bersama Pemkab dan Forkompimda, bukan aksi demonstrasi.

Tayang:
Tribunsumsel.com/Choirul Rohman
AUDIENSI -- DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia OKU Timur menggelar audiensi bersama jajaran kepolisian untuk mematangkan peringatan May Day 2026, Kamis (30/4/2026). Kegiatan akan diisi sarasehan dan bakti sosial sebagai alternatif penyampaian aspirasi buruh secara dialogis. 

Ringkasan Berita:
  • KSPSI OKU Timur memilih memperingati May Day 2026 dengan sarasehan bersama Pemkab dan Forkompimda, bukan aksi demonstrasi.
  • Kegiatan akan digelar di Aula Mapolres OKU Timur, mencakup diskusi ketenagakerjaan dan bakti sosial untuk buruh.
  • Polres OKU Timur mendukung penuh dan menilai pendekatan dialogis lebih efektif serta solutif.

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA -- Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) OKU Timur menggelar sarasehan bersama pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.

Langkah ini diinisiasi oleh DPC KSPSI OKU Timur sebagai upaya membangun ruang dialog yang lebih konstruktif antara buruh, pemerintah, dan aparat penegak hukum.

Ketua DPC KSPSI OKU Timur, Cecep Wahyudin, menegaskan bahwa May Day tidak harus identik dengan aksi demonstrasi.

Menurutnya, momentum Hari Buruh justru bisa dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi dan mencari solusi konkret atas persoalan ketenagakerjaan.

“Selama ini, demonstrasi sering menjadi pilihan utama. Tapi kami ingin menghadirkan pendekatan yang lebih solutif. Sarasehan ini memberi ruang bagi buruh untuk menyampaikan aspirasi secara langsung, tanpa sekat, dan lebih terarah,” ujar Cecep, Kamis (30/4/2026).

Ia menambahkan, kegiatan yang direncanakan berlangsung di Aula Mapolres OKU Timur itu tidak hanya berisi diskusi, tetapi juga aksi nyata berupa bakti sosial untuk para buruh.

Baca juga: Peringatan May Day 2026, Ribuan Buruh Sumsel Siap Turun ke Jalan, Aksi Dipusatkan ke DPRD

Hal ini, kata dia, menjadi simbol bahwa peringatan May Day tidak sekadar seremoni, melainkan juga menghadirkan manfaat langsung.

“Kami ingin May Day punya dampak nyata. Tidak hanya bicara masalah, tapi juga menghadirkan kepedulian sosial. Ini bagian dari komitmen kami memperjuangkan kesejahteraan buruh secara menyeluruh,” lanjutnya.

Dalam audiensi persiapan kegiatan tersebut, rombongan KSPSI turut didampingi jajaran kepolisian, termasuk Kasat Intelkam Polres OKU Timur.

Dukungan aparat dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana kondusif sekaligus memastikan aspirasi buruh tersampaikan dengan baik.

Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai pendekatan dialogis jauh lebih efektif dalam membangun solusi jangka panjang dibandingkan aksi unjuk rasa di jalan.

“Kami melihat ini sebagai langkah maju. Sarasehan membuka ruang komunikasi yang lebih sehat. Buruh bisa menyampaikan aspirasi secara terbuka, pemerintah bisa merespons langsung, dan kita semua bisa mencari titik temu,” tegasnya.

Ia juga memastikan pihak kepolisian siap mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk menyediakan fasilitas dan menjaga keamanan selama acara berlangsung.

“Kami tidak hanya memfasilitasi tempat, tapi juga memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif. Harapannya, forum ini benar-benar menjadi wadah yang produktif,” tambahnya.

Melalui sarasehan ini, KSPSI OKU Timur berharap tercipta sinergi yang lebih kuat antara seluruh pemangku kepentingan.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved