Banjir Bandang di OKU Selatan
Pemkab OKU Selatan Tangani Dampak Longsor di Dua Kecamatan, Akses Warga Jadi Prioritas Utama
Pemkab OKU Selatan merespons cepat menangani jalan amblas dan longsor imbas terdampak bencana di dua kecamatan berbeda.
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Pemkab OKU Selatan merespons cepat menangani jalan amblas dan longsor imbas terdampak bencana di dua kecamatan berbeda.
- Penanganan darurat dilakukan di Sinar Marga, sementara di Rantau Nipis dipasang box culvert untuk memperkuat struktur jalan.
- Pemerintah menargetkan pemulihan akses secepatnya sambil menyiapkan solusi perbaikan jangka panjang berbasis mitigasi bencana.
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA -- Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan memfokuskan pemulihan akses jalan sebagai bagian upaya penanganan cepat atas kerusakan akibat bencana longsor yang terjadi di sejumlah wilayah.
Pelaksanaannya dilakukan di dua kecamatan berbeda yang terdampak bencana.
Sekretaris Daerah OKU Selatan, H. M. Rahmatullah turun langsung meninjau kondisi jalan amblas di Desa Sinar Marga, Kecamatan Mekakau Ilir.
Peninjauan ini menjadi langkah awal untuk memastikan penanganan dilakukan secara tepat dan terukur.
Di lokasi, Sekda menegaskan bahwa ruas jalan tersebut memiliki peran vital, terutama dalam menunjang mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.
Kerusakan yang terjadi dinilai berpotensi menghambat aktivitas ekonomi masyarakat jika tidak segera ditangani.
“Jalan ini adalah akses utama masyarakat. Kalau dibiarkan terlalu lama, dampaknya bisa meluas, terutama bagi petani yang mengandalkan jalur ini untuk distribusi hasil panen. Karena itu, penanganan darurat harus segera dilakukan,” ujar Rahmatullah, Minggu (19/4/2026).
Ia menambahkan, pemerintah daerah saat ini tengah mengoordinasikan langkah penanganan jangka pendek agar jalan bisa segera dilalui, sembari menyiapkan rencana perbaikan permanen melalui instansi teknis terkait.
“Dalam waktu dekat, kita upayakan akses ini minimal bisa dilintasi dengan aman. Sementara untuk solusi jangka panjang, akan dilakukan kajian teknis agar perbaikannya lebih kuat dan tahan terhadap potensi bencana serupa,” lanjutnya.
Selain itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi area terdampak, mengingat kondisi tanah yang masih labil dan berisiko membahayakan pengguna jalan.
Baca juga: Banjir-Longsor Terjang OKU Selatan, Bupati Instruksikan Bangun Dapur Darurat dan Percepat Bantuan
Penanganan Terpadu di Rantau Nipis
Langkah cepat juga dilakukan di wilayah lain yang terdampak longsor.
Di Desa Rantau Nipis, Kecamatan Banding Agung, Pemkab OKU Selatan melalui BPBD bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan penanganan dengan memasang box culvert.
Pemasangan ini bertujuan memperkuat struktur jalan sekaligus mengendalikan aliran air yang menjadi salah satu pemicu longsor.
Berdasarkan kondisi lapangan, sebagian badan jalan mengalami kerusakan cukup signifikan hingga mengganggu kelancaran transportasi warga.
Hingga saat ini, tiga unit box culvert telah terpasang, sementara dua unit tambahan dijadwalkan selesai dipasang pada 18 April 2026.
| Polres OKU Selatan & Bhayangkari Beri Bantuan ke Korban Banjir Bandang di Desa Simpang Sender Utara |
|
|---|
| Banjir-Longsor Terjang OKU Selatan, Bupati Instruksikan Bangun Dapur Darurat dan Percepat Bantuan |
|
|---|
| Banjir Bandang dan Longsor Terjang OKU Selatan, 100 Hektare Sawah Rusak dan Satu Jembatan Terdampak |
|
|---|
| Pemkab Siapkan Langkah Pemulihan Banjir Bandang di OKU Selatan, Pastikan Penanganan Tepat Sasaran |
|
|---|
| Menyingkap Keunikan Desa Tanjung Harapan OKU Selatan yang Diterjang Banjir Bandang,Diapit Perbukitan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Pemkab-OKU-Selatan-Gerak-Cepat-Tangani-Dampak-Longsor-Akses-Warga-Jadi-Prioritas-Utama.jpg)