Website Dana Bos Dibobol

Imbas Pembobolan Dana BOS, Sekolah di Prabumulih Diminta Perketat Keamanan Transaksi Digital

Diringkusnya empat pelaku pembobol rekening dana BOS SMA Negeri 2 Prabumulih oleh jajaran Subdit V

Tayang:
Penulis: Edison | Editor: Moch Krisna
Dokumen/Polda Sumsel
RETAS SITUS -- Ditreskrimsus Polda Sumsel menggelar rilis ungkap kasus retas website SIBOS Dana Bos SMAN 2 Prabumulih, Kamis (2/4/2026). Tersangka menggunakan modus dengan mendata sekolah kemudian mencari NPSN dan masuk dengan username dan password secara acak. 
Ringkasan Berita:
  • Empat pembobol dana BOS SMA Negeri 2 Prabumulih senilai Rp942,8 juta berhasil diringkus oleh Subdit V Siber Polda Sumsel.
  • A. Darmadi meminta seluruh bendahara sekolah menjaga kerahasiaan akun dan tidak melakukan transaksi menggunakan Wi-Fi publik.
  • Kepala SMAN 2 Prabumulih mengapresiasi kinerja kepolisian setelah kasus yang dilaporkan sejak Desember 2025 tersebut akhirnya terungkap.

 

TRIBUNSUMSEL.COM,PRABUMULIH -- Diringkusnya empat pelaku pembobol rekening dana BOS SMA Negeri 2 Prabumulih oleh jajaran Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel, menjadi perhatian serius Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pemerintah Kota Prabumulih, A. Darmadi, S.Pd., M.Si.

Darmadi mengimbau seluruh bendahara sekolah di Kota Prabumulih untuk berhati-hati dalam menggunakan akun perbankan dan menjaga kerahasiaan username dan password akun sekolah.

"Kami mengimbau agar bendahara sekolah berhati-hati menggunakan akun perbankan saat melakukan transaksi keuangan, serta menjaga kerahasiaan username dan password akun," ungkap Kadisdikbud Pemkot Prabumulih, A. Darmadi, S.Pd., M.Si., ketika dimintai keterangan, Jumat (3/4/2026).

Darmadi juga meminta para bendahara sekolah, baik tingkat SD dan SMP sederajat maupun lainnya, untuk tidak asal dalam melakukan transaksi perbankan, termasuk menghindari penggunaan Wi-Fi di tempat umum.

"Kami imbau juga untuk tidak melakukan transaksi perbankan menggunakan Wi-Fi publik atau di tempat umum," imbaunya.

Hal itu bisa saja menyebabkan orang lain mengetahui maupun mengamati dari jauh atau meretas akun, sehingga berhasil membobol akun milik sekolah dan dana BOS hilang.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Prabumulih, Yusrianto, mengaku berterima kasih kepada jajaran Ditreskrimsus Polda Sumsel atas tertangkap dan terungkapnya kasus hilangnya uang dana BOS dari rekening sekolah yang mencapai Rp942,8 juta.

Yusrianto mengaku sejak Desember 2025 dirinya selalu rutin bolak-balik ke Polda Sumsel untuk menjalani pemeriksaan yang cukup melelahkan hingga akhirnya lega. "Kami ucapkan terima kasih, alhamdulillah kasus ini terungkap dan semua pelaku sudah tertangkap," katanya.

Seperti diketahui, Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel merilis ungkap kasus peretas akun Sistem Informasi BOS (SIBOS) Dana BOS SMAN 2 Prabumulih dengan kerugian dana BOS Rp942,8 juta.

Tim Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel berhasil meringkus empat pelaku masing-masing berinisial AT (37), DN (27), M (37), dan AA (46) yang diamankan di dua lokasi berbeda yakni di Desa Tulung Selapan, Kecamatan Tulung Selapan dan Jalan HBR Motik, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang

(*)

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved