Jalan Amblas di OKU Selatan

Jalan Raya Muaradua–Ranau Amblas, 1 Mobil Terperosok, Sisa Badan Jalan Hanya Hitungan Sentimeter

Akses lalu lintas di ruas Jalan Raya Muaradua–Ranau, Kabupaten OKU Selatan, mengalami gangguan serius akibat badan jalan amblas.

Dokumentasi/BPBD OKU Selatan
JALAN AMBLAS -- Kondisi ruas Jalan Muaradua–Ranau di Kabupaten OKU Selatan mengalami penyempitan drastis akibat amblasnya badan jalan di titik setelah Jembatan Ruos, Senin (23/03/2026). Petugas melakukan penanganan darurat sementara dan mengatur lalu lintas yang kini hanya dapat dilalui kendaraan secara terbatas. 

Ringkasan Berita:
  • Jalan amblas menyebabkan satu kendaraan terperosok dan akses menyempit ekstrem.
  • Penanganan darurat dilakukan, jalur sudah bisa dilalui terbatas.
  • Pemerintah imbau pengguna jalan waspada dan batasi kendaraan berat.

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA -- Akses lalu lintas di ruas Jalan Raya Muaradua–Ranau, Kabupaten OKU Selatan, mengalami gangguan serius akibat badan jalan amblas di titik setelah Jembatan Ruos pada Senin (23/3/2026 dini hari.

Kondisi ini menyebabkan penyempitan ekstrem, di mana sisa badan jalan hanya tersisa beberapa sentimeter dan berisiko tinggi bagi pengguna jalan.

Insiden tersebut bahkan sempat mengakibatkan satu unit mobil terperosok hingga terbalik di lokasi kejadian. 

Peristiwa ini menjadi peringatan nyata atas potensi bahaya di jalur tersebut, terutama bagi kendaraan yang melintas tanpa kewaspadaan ekstra.

Pemerintah Kabupaten OKU Selatan melalui BPBD bergerak cepat dengan melakukan koordinasi bersama UPT Dinas PUBMTR Provinsi guna mempercepat penanganan darurat di lapangan.

“Kami segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan cepat dilakukan agar kondisi kerusakan tidak semakin parah dan tidak sampai menyebabkan akses jalan terputus total,” ujar Kalaksa BPBD OKU Selatan, Indra Gunawan, Senin (23/3/2026).

Menurutnya, langkah tanggap darurat ini menjadi prioritas mengingat ruas Muaradua–Ranau merupakan jalur penting yang digunakan masyarakat untuk mobilitas harian maupun distribusi barang.

Hingga saat ini, kondisi di lapangan mulai berangsur tertangani. Kendaraan yang sebelumnya mengalami kecelakaan telah berhasil dievakuasi, sementara arus lalu lintas untuk kendaraan roda empat sudah dapat melintas meski masih dalam kondisi terbatas.

“Untuk sementara, kami telah melakukan penanganan awal dengan menimbun bagian jalan yang amblas menggunakan material tanah dan pecahan aspal yang tersedia di sekitar lokasi. Alhamdulillah, pagi tadi sudah bisa dilalui meskipun harus hati-hati,” jelasnya.

Meski demikian, potensi bahaya masih mengintai. Pemerintah mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat melintasi lokasi tersebut, mematuhi rambu serta arahan petugas di lapangan, dan membatasi penggunaan kendaraan bertonase berat.

“Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti petunjuk petugas karena kondisi jalan belum sepenuhnya stabil. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait memastikan akan terus melakukan pemantauan dan penanganan lanjutan hingga kondisi jalan benar-benar aman dan perbaikan permanen dapat dilakukan.

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved