Berita Pemkab OKU Timur

Kolaborasi TP PKK dan BKPRMI OKU Timur Salurkan 149 Paket Bantuan kepada Guru Ngaji

Kegiatan puncak berlangsung di Masjid Roudhotul Huda, Desa Pelita Jaya, Kecamatan Belitang Madang Raya, Senin (16/3/2026).

Penulis: Choirul Rahman | Editor: Sri Hidayatun
Tribunsumsel.com/Choirul Rahman
PENYERAHAN BANTUAN -- Penyerahan bantuan paket sembako kepada para guru ngaji dalam Peringatan Hari Guru Ngaji Tahun 2026 di Masjid Roudhotul Huda, Belitang Madang Raya, OKU Timur, Senin (16/3/2026). Kegiatan kolaborasi TP PKK dan BKPRMI ini menjadi bentuk apresiasi atas peran ustadz dan ustadzah dalam membina generasi Qurani. 

Ringkasan Berita:
  • TP PKK dan BKPRMI OKU Timur salurkan 149 paket bantuan bagi guru ngaji di beberapa kecamatan.
  • Puncak kegiatan digelar di Belitang Madang Raya dengan penyerahan simbolis 50 paket sembako.
  • Kegiatan bertujuan meningkatkan perhatian dan penghargaan terhadap peran guru ngaji dalam pendidikan keagamaan.

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Peringatan Hari Guru Ngaji Tahun 2026 di Kabupaten OKU Timur tidak sekadar seremonial, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata.

Kolaborasi Tim Penggerak PKK dan DPD BKPRMI OKU Timur menghadirkan bantuan sosial bagi para ustadz dan ustadzah sebagai bentuk penghargaan atas peran mereka dalam membina generasi Qurani.

Kegiatan puncak berlangsung di Masjid Roudhotul Huda, Desa Pelita Jaya, Kecamatan Belitang Madang Raya, Senin (16/3/2026).

Dalam momentum tersebut, sebanyak 50 paket sembako diserahkan kepada guru ngaji dari tujuh kecamatan sebagai bagian dari total 149 paket yang dihimpun dari berbagai donatur.

Bantuan ini menyasar para pengajar TK/TPA yang selama ini menjadi garda terdepan dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an di masyarakat.

Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga diisi dengan buka puasa bersama yang mempererat silaturahmi antara pemerintah, organisasi keagamaan, dan para guru ngaji.

Ketua DPD BKPRMI OKU Timur, Imam Sopingi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya soal bantuan materi, melainkan bentuk penghormatan yang lebih luas terhadap peran guru ngaji.

“Para ustadz dan ustadzah ini bekerja dalam senyap, namun dampaknya sangat besar bagi masa depan generasi muda. Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa mereka tidak sendiri, ada perhatian dan dukungan nyata dari berbagai pihak,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi kunci dalam memperkuat peran lembaga keagamaan di tengah masyarakat.

Baca juga: Jelang Idulfitri, Pemkab OKU Timur Sidak Pasar dan Gudang Bulog, Pastikan Harga Stabil-Stok Aman

“Sinergi ini harus terus dijaga. BKPRMI tidak bisa berjalan sendiri, perlu dukungan pemerintah, PKK, dan stakeholder lainnya agar pembinaan generasi Qurani bisa lebih masif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK OKU Timur dr Shella Noberta yang diwakili oleh H. Sigit Pramono selaku Ketua Pokja 1 sekaligus Kabag Kesra Setda OKU Timur, menekankan pentingnya keberadaan guru ngaji dalam pembangunan karakter masyarakat.

“Peran guru ngaji tidak tergantikan dalam membentuk akhlak generasi muda. Mereka bukan hanya mengajarkan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual sejak dini,” ungkapnya.

Menurutnya, perhatian terhadap guru ngaji harus menjadi bagian dari gerakan bersama, tidak hanya pada momen tertentu.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi budaya kepedulian bersama. Pemerintah dan masyarakat harus hadir untuk memberikan dukungan, baik secara moral maupun material,” lanjutnya.

Bantuan yang disalurkan dalam kegiatan ini berasal dari berbagai pihak, di antaranya Ketua TP PKK OKU Timur dr. Shella Noberta, pihak perbankan seperti BSI KC Belitang dan Bank Sumsel Babel Cabang Belitang, serta dukungan dari unsur Forkopimda dan perangkat daerah.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved