Berita OKU Timur

Wakil Kepala BGN Resmikan Dapur MBG di OKU Timur, Tegaskan Dapur Nakal Langsung Ditutup

Nanik menegaskan bahwa program MBG merupakan program kemanusiaan yang digagas langsung oleh Presiden

Penulis: Choirul Rahman | Editor: Weni Wahyuny
Tribunsumsel.com/Choirul Rahman
PERESMIAN SPPG -- Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Sehat Cerdas Bahagia di Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur, Selasa (10/3/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar kualitas makanan dan kebersihan akan langsung ditutup. 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang meresmikan dapur SPPG Yayasan Sehat Cerdas Bahagia di Kecamatan Buay Madang, OKU Timur.
  • BGN mengungkapkan sebanyak 492 dapur SPPG di wilayah Sumatera telah ditutup karena tidak memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan tidak memenuhi standar kebersihan.
  • Program Makan Bergizi Gratis ditegaskan sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi anak dan mencegah stunting, dengan pengawasan ketat dari BGN dan DPR RI.

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menegaskan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar kualitas makanan maupun kebersihan akan langsung ditutup. 

Peringatan tegas itu disampaikan saat kunjungan kerja ke Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, sekaligus meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Sehat Cerdas Bahagia di Kecamatan Buay Madang.

Kehadiran Nanik di OKU Timur tidak hanya untuk agenda seremoni peresmian dapur MBG, tetapi juga dalam rangka sosialisasi program Makan Bergizi Gratis bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI.

Dalam sambutannya di hadapan ratusan masyarakat yang hadir, Nanik menegaskan bahwa program MBG merupakan program kemanusiaan yang digagas langsung oleh Presiden untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup.

“Program ini bukan janji kampanye, bukan janji politik. Ini adalah program yang lahir dari hati nurani Presiden agar anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan mendapatkan gizi yang cukup,” kata Nanik, Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, program MBG bukan sekadar membagikan makanan kepada anak-anak, tetapi merupakan upaya strategis pemerintah dalam membangun generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan bebas dari masalah gizi.

Namun di balik pelaksanaan program tersebut, BGN juga menerapkan pengawasan ketat terhadap dapur-dapur MBG yang menjadi mitra pemerintah.

Baca juga: Kendala Lahan Hambat Rencana Pembangunan Koperasi Merah Putih di OKU Timur

492 Dapur SPPG di Sumatera Ditutup

Nanik mengungkapkan bahwa hingga saat ini ratusan dapur SPPG di wilayah Sumatera terpaksa ditutup karena tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan.

“Per hari ini sudah ada 492 dapur SPPG di Sumatera yang kami tutup karena tidak mengurus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS),” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa sertifikat tersebut merupakan syarat penting untuk memastikan dapur pengolahan makanan memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.

Selain itu, setiap dapur juga wajib memiliki sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) agar limbah yang dihasilkan tidak mencemari lingkungan sekitar.

“IPAL itu wajib ada. Limbah dapur tidak boleh sampai mengganggu masyarakat. Kalau dapur tidak memiliki IPAL atau tidak memenuhi standar kebersihan, kami tidak ragu untuk menghentikan operasionalnya,” tegasnya.

Nanik juga menyoroti kualitas menu makanan yang disajikan kepada penerima manfaat program MBG.

Menurutnya, meskipun nilai anggaran per porsi tidak besar, kualitas makanan harus tetap dijaga dan tidak boleh dikurangi oleh pihak pengelola dapur.

Ia menjelaskan bahwa untuk balita hingga siswa kelas 3 SD, anggaran menu makanan sekitar Rp8.000 per porsi. Sedangkan untuk siswa kelas 3 SD hingga SMA sebesar Rp10.000 per porsi.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved