Berita OKU Timur

Kendala Lahan Hambat Rencana Pembangunan Koperasi Merah Putih di OKU Timur

Luas lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan fasilitas koperasi diperkirakan sekitar 1.000 meter persegi.

|
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Weni Wahyuny
Tribunsumsel.com/Choirul Rahman
PEMBANGUNAN KDMP -- Proses pembangunan KDMP di Desa Kotabaru, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Senin (9/3/2026). Program yang ditargetkan memperkuat ekonomi masyarakat desa tersebut membutuhkan lahan sekitar 1.000 meter persegi sesuai petunjuk teknis pembangunan. 
Ringkasan Berita:
  • Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di OKU Timur terkendala ketersediaan dan status kepemilikan lahan.
  • Lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan fasilitas koperasi diperkirakan sekitar 1.000 meter persegi.
  • Pemerintah daerah tetap berkomitmen melanjutkan program karena dinilai penting untuk mendorong ekonomi masyarakat desa.

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di sejumlah wilayah Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, menghadapi kendala, terutama terkait ketersediaan dan status kepemilikan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan fasilitas koperasi.

Program yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa ini belum sepenuhnya dapat direalisasikan sesuai rencana karena masih adanya persoalan administrasi dan kepemilikan lahan di beberapa daerah.

Di sejumlah desa, lahan yang direncanakan untuk pembangunan koperasi masih menjadi perdebatan antara masyarakat, pemerintah desa, dan pihak terkait. Kondisi tersebut membuat proses pembangunan yang sebelumnya ditargetkan segera dimulai terpaksa mengalami penundaan hingga persoalan lahan dapat diselesaikan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM OKU Timur, Hasbullah, mengatakan salah satu syarat utama pembangunan Koperasi Desa Merah Putih adalah tersedianya lahan dengan luas tertentu.

Baca juga: Anggota DPRD OKU Timur Tak Difasilitasi Rumah Dinas, Diganti Tunjangan Rp7,1 Juta-Rp14,2 Juta/Bulan

Menurutnya, berdasarkan petunjuk teknis program tersebut, luas lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan fasilitas koperasi diperkirakan sekitar 1.000 meter persegi.

“Dalam petunjuknya, lahan yang dibutuhkan kurang lebih sekitar 1.000 meter persegi. Sementara di banyak desa, ketersediaan lahan dengan luas tersebut masih cukup terbatas,” ujarnya, Senin (9/3/2026).

Hasbullah menjelaskan, keterbatasan lahan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah desa yang ingin segera merealisasikan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di wilayahnya.

Selain soal luas lahan, beberapa lokasi juga masih menghadapi persoalan status kepemilikan tanah yang harus diselesaikan terlebih dahulu agar tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari.

“Kami tentu tidak ingin pembangunan ini menimbulkan masalah baru. Karena itu, status lahan harus benar-benar jelas, baik dari sisi kepemilikan maupun administrasinya,” jelasnya.

Baca juga: Perampokan Sadis Terjadi OKU Timur, Korban Diikat dan Mulut Disumpal, Pelaku Kini Ditangkap

Pastikan Tetap Berjalan

Meski menghadapi sejumlah kendala, Pemerintah Kabupaten OKU Timur menegaskan komitmennya untuk tetap melanjutkan program pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Program ini dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat desa serta membuka peluang usaha baru di tingkat lokal.

Hasbullah menambahkan, pihaknya saat ini terus berkoordinasi dengan pemerintah desa agar dapat mencari solusi terbaik terkait penyediaan lahan, termasuk kemungkinan memanfaatkan aset desa yang memenuhi persyaratan.

“Pada prinsipnya program ini tetap berjalan. Kami berharap pemerintah desa dapat bersama-sama mencari solusi, sehingga pembangunan Koperasi Desa Merah Putih bisa segera terealisasi dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News

Bergabung dan baca berita menarik lainnya di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved