Berita OKU Selatan
BPBD OKU Selatan Bersihkan Material Longsor di Sungai Are, Pastikan Kendaraan Bisa Melintas
Kepala Pelaksana BPBD OKU Selatan, Indra Gunawan, SE, turun langsung ke lokasi bersama jajaran guna memastikan kondisi lapangan pascabencana
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Sri Hidayatun
Ringkasan Berita:
- BPBD OKU Selatan memastikan material longsor telah dibersihkan dan jalan yang amblas sudah ditimbun sementara.
- Akses jalan provinsi Ujan Mas–Sadau dan Pulau Kemuning kini dapat dilalui kendaraan R2 dan R4.
- BPBD memasang pembatas dan imbau pengguna jalan tetap waspada karena potensi licin saat hujan.
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menindaklanjuti bencana tanah longsor dan jalan amblas yang terjadi di ruas jalan provinsi Sumatera Selatan penghubung Desa Ujan Mas–Desa Sadau, Kecamatan Sungai Are.
Kepala Pelaksana BPBD OKU Selatan, Indra Gunawan, SE, turun langsung ke lokasi bersama jajaran guna memastikan kondisi lapangan pascabencana serta menjamin keamanan akses transportasi masyarakat yang sempat terganggu.
“Hari ini kami memastikan langsung kondisi jalan dan hasil penanganan di lapangan. Alhamdulillah, material longsor sudah dibersihkan dan badan jalan yang sebelumnya amblas telah dilakukan penimbunan sementara,” ujar Indra Gunawan, Jumat (6/2/2026).
Berdasarkan pantauan BPBD, akses jalan tersebut kini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4). Meski demikian, BPBD tetap memberlakukan pengamanan dengan memasang garis pembatas di titik jalan yang mengalami amblas serta banner peringatan bagi pengguna jalan.
“Kondisi jalan memang sudah bisa dilalui, namun kami minta masyarakat tetap berhati-hati, terutama saat hujan karena permukaan jalan masih berpotensi licin dan struktur tanah belum sepenuhnya stabil,” tegas Indra.
Selain di ruas Ujan Mas-Sadau, BPBD OKU Selatan juga memastikan akses jalan di lokasi longsor wilayah Pulau Kemuning, Kecamatan Sungai Are, telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan roda empat, sehingga mobilitas warga berangsur pulih.
Baca juga: Curah Hujan Tinggi Picu Longsor di Sungai Are, Pemkab OKU Selatan Bergerak Cepat Amankan Akses Warga
Indra Gunawan menambahkan, BPBD terus melakukan pemantauan berkala di sejumlah titik rawan longsor di wilayah Sungai Are dan sekitarnya, mengingat curah hujan yang masih cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau kondisi membahayakan, segera laporkan agar bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten OKU Selatan juga meminta pengguna jalan untuk mematuhi rambu dan peringatan yang telah dipasang demi keselamatan bersama, sembari menunggu penanganan lanjutan secara permanen dari pihak terkait.
Baca berita lainnya di google news
| Dicekoki Miras Hingga Mabuk, Pelajar di OKU Selatan Jadi Korban Asusila, 2 Pelaku Ditangkap, 1 Buron |
|
|---|
| Polisi OKU Selatan Bongkar Pengoplos 4,5 Ton Pertalite, 2 Tersangka Terancam Denda Rp60 Miliar |
|
|---|
| Kakek 74 Tahun di OKU Selatan Berbuat Asusila ke Cucu, Ancam Korban Usai Beraksi |
|
|---|
| Waspada Modus Penipuan Catut Nama Bupati OKU Selatan, Kominfo Tegaskan Nomor Palsu |
|
|---|
| Ribuan Warga Ikrar 'Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae', Polres OKU Selatan Perkuat Sinergi Kamtibmas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Kondisi-lokasi-tanah-longsor-dan-jalan-amblas-di-Kecamatan-Sungai-Are-OKU-Selatan.jpg)