Berita Pagar Alam

Segera Selesai Dibangun, Irigasi Lematang Siap Aliri 3.000 Hektare Sawah di Pagar Alam

Irigasi ini ditarget bisa mengaliri 3.000 hektare lahan sawah di Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagar Alam.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Slamet Teguh
Sripoku.com/Wawan Septiawan
IRIGASI LEMATANG - Tampak air sudah mulai mengalir di Irigasi Lematang yang akan segera bisa mengaliri sekitar 3.000 hektare lahan sawah di Kota Pagar Alam. 

Ringkasan Berita:
  • Daerah Irigasi Lematang di Pagar Alam hampir rampung dan ditargetkan mengairi 3.000 hektare sawah di Kecamatan Dempo Tengah.
  • Air dari Bendung Lematang kini kembali mengalir hingga ke saluran sekunder setelah pemeliharaan selesai.
  • Namun irigasi belum optimal karena masih perlu pembangunan saluran tersier dan cetak sawah, sehingga dibutuhkan sinergi Pemkot Pagar Alam.

 

LAPORAN Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGAR ALAM - Daerah Irigasi (DI) Lematang di Kota Pagar Alam yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Sumatera Selatan nyaris rampung dibangun.

Irigasi ini ditarget bisa mengaliri 3.000 hektare lahan sawah di Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagar Alam.

"Saat ini kami dari pihak BBWSS.VIII  telah melaksanakan pekerjaan primer dan sekunder dimana sampai saat ini masih masuk dalam masa pemeliharaan," ujar Suryanto ST Staf PJPA Staf PJPA BBWSS.VIII, Senin (19/1/2026).

Baca juga: Pospol Leter S di Sukaraja OKU Timur Resmi Beroperasi, Jawaban Keamanan Warga Irigasi Komering

Baca juga: Resmikan PLTS Irigasi di Muara Enim, HD : Inovasi Energi untuk Sawah yang Lebih Sejahtera

Saat ini air yang bersumber dari Bendung Lematang sudah dialirkan kembali setelah sempat ditutup karena ada pembersihan dan pemeliharaan.

"Saat ini air sudah kembali mengalir setelah kami buka pintu bendung kurang lebih 5 cm dan sekarang air sudah sampai di tiap-tiap saluran sekunder yang ada," katanya.

Meski begitu, irigasi ini belum sepenuhnya bisa dimanfaatkan secara maksimal karena masih diperlukan tahapan untuk pembangunan saluran tersier dan cetak sawah.

"Untuk itu kami berharap adanya dukungan dari pemerintah Kota Pagar Alam untuk bersinergi dengan kami terutama dinas pertanian untuk dapat bersama-sama mendorong segera dilaksanakannya cetak sawah serta membangun saluran tersier pada saluran sekunder yang ada," jelasnya.

"Dikarenakan saluran tersier tidak ada pembebasan lahan untuk saluran sekunder Tapus, Selebang, Joko Utama, Joko Kiri dan Joko Kanan dan Salipaya. Kita berharap dengan selesainya saluran tersier di D.I. Lematang masyarakat dapat mengembangkan persawahan, palawija dengan memanfaatkan air D.I. Lematang," tambahnya.

 

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved