Berita OKU Timur
Harga Cabai Hari ini di OKU Timur Anjlok Tajam, Pasokan Melimpah Disebut Jadi Penyebab
Per Rabu, 14 Januari 2026, harga cabai merah keriting dan cabai merah biasa di OKU Timur terpantau anjlok hingga lebih dari 50 persen.
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Harga cabai merah keriting dan cabai merah biasa di OKU Timur anjlok dari Rp 60.000 menjadi Rp 25.000 per kilogram dalam waktu kurang dari satu bulan.
- Penurunan harga dipengaruhi melimpahnya pasokan cabai.
- Sementara cabai rawit masih bertahan di harga tinggi Rp 60.000 per kilogram.
TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA -- Setelah sempat memicu kekhawatiran masyarakat akibat lonjakan harga menjelang tahun baru, harga cabai di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur kini justru mengalami penurunan tajam.
Per Rabu, 14 Januari 2026, harga cabai merah keriting dan cabai merah biasa terpantau anjlok hingga lebih dari 50 persen, dari sebelumnya Rp 60.000 menjadi Rp 25.000 per kilogram.
Penurunan signifikan ini berdasarkan hasil pemantauan rutin Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) OKU Timur di sejumlah pasar tradisional.
Kondisi tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat, terutama setelah harga cabai sempat menyentuh titik tertinggi pada akhir Desember 2025 lalu.
Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian OKU Timur, Fajri Nuryadin, menjelaskan bahwa anjloknya harga cabai tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan dipengaruhi oleh mulai melimpahnya pasokan dari daerah sentra produksi.
“Saat ini pasokan cabai dari petani sudah kembali lancar. Cuaca yang mulai membaik turut mendukung proses panen, sehingga distribusi ke pasar-pasar di OKU Timur berjalan normal dan stok melimpah,” ujar Fajri, Rabu (14/1/2026).
Meski harga cabai merah mengalami penurunan drastis, kondisi berbeda terjadi pada cabai rawit. Komoditas ini masih bertahan di harga relatif tinggi, yakni sekitar Rp 60.000 per kilogram, dan belum menunjukkan perubahan dibandingkan hari sebelumnya.
Tak hanya cabai, tren penurunan juga terjadi pada bawang merah.
Harga bawang merah tercatat turun dari Rp 40.000 menjadi Rp 38.000 per kilogram, atau mengalami penurunan sekitar 5,26 persen. Sementara itu, bawang putih terpantau stabil di kisaran Rp 35.000 per kilogram.
Di sisi lain, tidak semua komoditas pangan mengalami penurunan harga.
Harga daging ayam boiler justru mengalami kenaikan tipis dari Rp 37.000 menjadi Rp 38.000 per kilogram.
Sedangkan daging sapi masih bertahan di harga tinggi, yakni Rp 130.000 per kilogram.
Untuk komoditas beras, harga relatif stabil. Beras lokal dijual Rp 13.500 per kilogram, beras SPHP Rp 12.500 per kilogram, beras Raja Ultima Rp 74.500 per kemasan 5 kilogram, dan beras Selancar Rp 149.000 per kemasan 10 kilogram.
Stabilitas harga juga terlihat pada kelompok kebutuhan pokok lainnya, seperti tepung terigu Segitiga Biru Rp 14.000 per kilogram, mie instan Rp 3.500 per bungkus, serta jagung pipilan kering Rp 7.000 per kilogram.
Harga gula pasir tidak bermerek berada di angka Rp 17.000 per kilogram, sementara gula bermerek Gulaku Rp 17.500 per kilogram.
| Panen Padi di OKU Timur Anjlok 80 Persen, Dampak Hama Penggerek Batang Hantam Sawah Sejak Awal Tanam |
|
|---|
| Sedang Menyadap Karet, Motor Muslim Petani di OKU Timur Hilang Dicuri, Satu Pelaku Ditangkap |
|
|---|
| RSUD Martapura dan RSUD OKU Timur Terancam Turun Akreditasi, DPRD Minta Bupati Ambil Langkah Darurat |
|
|---|
| Ngaku Jadi Polisi, Pemuda di OKU Timur Ditangkap Usai Rampok Pengendara, Korban Diancam Ditembak |
|
|---|
| Tantangan DLH OKU Timur Untuk Tangani 120 Ton Sampah per Hari, Disaat Armada Pengangkut Terbatas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Harga-Cabai-Anjlok-Lebih-50-Persen-di-OKU-Timur-Pasokan-Melimpah-Picu-Penurunan-Tajam.jpg)