Siaga Bencana di Sumsel

OKU Punya Alat Pendeteksi Tinggi Muka Air Berbasis Digital, Jika Alarm Berbunyi Warga Harus Bersiap

Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) kini telah memiliki alat pendeteksi Tinggi Muka Air (TMA) banjir berbasis digital bernama Level Gauge BPBD OKU.

Penulis: Leni Juwita | Editor: Slamet Teguh
Logo PLN/Tribunsumsel
ILUSTRASI BANJIR -- anggota polisi yang dipimpin langsung Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H. lakukan evakuasi warga terdampak banjir di Desa Nusa Jaya, Kecamatan Belitang III, Kamis (8/1/2026). OKU Punya Alat Pendeteksi Tinggi Muka Air Berbasis Digital, Jika Alarm Berbunyi Warga Harus Bersiap 

“Kalau manual, petugas harus datang ke bibir sungai di tengah hujan deras, angin kencang, bahkan petir, dan hasilnya kadang tidak akurat. Dengan Level Gauge, pengukuran dilakukan otomatis atau Automatic Water Level Recorder (AWLR), datanya akurat dan terus diperbarui,” ungkap Januar.

Saat ini, alat Level Gauge BPBD OKU telah dipasang di tiga titik, yakni Jembatan Ulak Lebar Kecamatan Ulu Ogan, Jembatan Gunung Liwat Kecamatan Pengandonan, dan Desa Sukaraja Kecamatan Lengkiti.

Menutup keterangannya, Januar mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi tersebut sebagai peringatan dini, mengingat OKU telah ditetapkan dalam status siaga banjir.

“Banjir kadang datang tidak terduga. Karena itu kami mengajak masyarakat untuk aktif memantau dan lebih waspada,” pungkasnya.

 

 

Baca Berita Tribunsumsel.com Lainnya di Google News

Ikuti dan Bergabung Dalam Saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved