BBM Langka di Muba
BBM Langka di Sekayu Muba, Berimbas Antrean Mengular di SPBU Jalan Merdeka, Dikeluhkan Pengendara
Terjadi kelangkaan BBM di Kecamatan Sekayu Muba di libur Nataru. Pengendara terpaksa antre di SPBU Jalan Merdeka, Rabu (24/12/2025).
Penulis: Fajri Ramadhoni | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Terjadi kelangkaan BBM di Kecamatan Sekayu Muba di libur Nataru
- Pengendara terpaksa antre di SPBU Jalan Merdeka sebab di tempat lain termasuk Pertashop banyak yang kosong stok BBM-nya
- Kondisi ini membuat warga kecewa sebab Muba adalah penghasil Migas namun justru mengalami kelangkaan BBM di puncak libur nataru ini
TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU -- Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) terjadi di kawasan Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan hingga mengakibatkan antrean panjang di SPBU di Jalan Merdeka No.86, Serasan Jaya, Rabu (24/12/2025) siang.
Antrean panjang terjadi akibat SPBU di tempat lain banyak yang kehabisan stok BBM sehingga para warga terpaksa harus mengantre di sini.
Kondisi ini bahkan memaksa pengendara harus sabar menunggu giliran masuk SPBU.
Diketahui, SPBU satu lagi yang biasa buka 24 jam di Serasan Jaya, stok BBM subsidi pertalite dan non subsidi Pertamax dikabarkan kosong.
Otomatis seluruh pengendara beralih ke SPBU Merdeka meskipun harus antre berjam-jam.
Kondisi semakin rumit tak kala beberapa Pertashop kosong.
Baca juga: Libur Natal-Tahun Baru, Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Sumatera Selatan Aman
Padahal Kota Sekayu merupakan kawasan alternatif perlintasan Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) yang saat ini mobilitas kendaraan sedang tinggi karena puncak libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Harmoko, pengawas SPBU Merdeka mengatakan, BBM baru masuk pada Rabu pukul 01.00 dinihari sebanyak 24 ton.
"Untuk 24 ton semuanya terbagi dua stasiun motor dan mobil. Ramainya antrian di SPBU kita karena di SPBU satu lagi kosong," ujarnya.
Lanjutnya, antrean panjang mulai sejak pagi hari untuk kendaraan pribadi mengisi Pertalite. Pihaknya mengimbau untuk tetap tertib dalam mengisi BBM.
"Kalau dari kapasitas 24 ton, melihat antrian seperti ini kemungkinan minyak akan sampai pukul 13.00 WB,"ungkapnya.
Sementara itu, salah satu pengendara di Sekayu Edwin Taruna mengaku kecewa dan kesal dengan langkanya BBM khususnya Pertalite.
Apalagi kendaraan yang merupakan mobil usaha terpaksa membeli Pertamax.
"Heran saja, padahal daerah penghasil Migas tapi BBM langka. Ini bagaimana solusinya pak Bupati, kalau bisa ditambah kuota dengan Pertamina. Sekayu ini tidak terlalu besar kota nya, kenapa minyaknya susah sekali,"ujarnya.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
| Cerita Intan Indah Lestari Jadi Peacekeeper di Lebanon, Kenang Komandan yang Gugur dalam Tugas |
|
|---|
| Skor 100, Jawaban 3.7 Cinta Allah dan Rasul-Nya - Bagian 7, Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta |
|
|---|
| Dua Hari Diburu ke Luar Provinsi, Pencuri HP dan Celengan Warga Prabumulih Berhasil Ditangkap |
|
|---|
| Kunci Jawaban Soal Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 137 Kurikulum Merdeka: Buku Fiksi dan Non Fiksi |
|
|---|
| Kisah Prihati Korban Kebakaran di Empat Lawang, Sedang Dengar Ceramah, Rumah Malah Hangus Terbakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/BBM-Langka-di-Sekayu-Muba-Berimbas-Antrean-Panjang-di-SPBU-Jalan-Merdeka-Hingga-Dikeluhkan-Warga.jpg)