Idul Fitri

Kumpulan Khutbah Idul Fitri yang Membuat Jamaah Menangis 2026, Tersedia PDF

Kumpulan Khutbah Idul Fitri yang Membuat Jamaah Menangis 2026, tersedia PDF referensi bagi khatib atau siapapun membutuhkan.

Tayang:
Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
Tribunsumsel.com/Grafis/Vanda Rosetiati
KHUTBAH IDUL FITRI - Grafis ilustrasi kumpulan khutbah Idul Fitri yang membuat jamaah menangis 2026. Khutbah Idul Fitri ini membahas tentang mempertahankan amal ibadah setelah bulan Ramadan. 

Wahai kalian yang masih mengingat Ramadhan! Engkau mempunyai tuhan yang disembah dan ditaati, tapi mengapa kau lupakan setelah Ramadhan?

Wahai kalian yang mengingat Ramadhan! Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kalian sholat lima waktu di masjid masjid, namun mengapa kalian lupa atau pura-pura lupa setelah bulan Ramadan?

Wahai kalian yang mengingat Ramadhan! Sesungguhnya Allah telah mengharamkan kemaksiatan tapi mengapa itu semua dilupakan setelah bulan Romadhon?

Wahai kalian sesungguhnya kalian tahu di depan kalian ada Surga dan Neraka, ada nikmat atau siksaan. Tapi mengapa engkau lalai dengan itu semua setelah Ramadhon?

Wahai kalian yang selalu memenuhi masjid dan membaca al-Quran, apakah kalian akan menghilang setelah Ramadhan?

Sungguh heran dengan keadaan seorang mukmin yang tidak mengingat Allah kecuali di bulan Ramadhan. Celakalah dia."

Allahuakbar, Allahuakbar, Allahualbar walillahilham...

Jamaah solat led' Rahimakumulllah...

Sungguh kerugian besar jika amal ibadah kita tidak diterima, dosa dosa tidak diampuni tapi ternyata tahun depan tidak bisa menjumpai bulan puasa lagi. Inilah yang membuat para ulama khawatir. Kebanyakan mereka selalu mengungkapkan rasa khawatir dan sedih saat berpisah dengan bulan Ramadhan.
Salah satunya Ibnu Rajab rahimahullah beliau mengatakan,

كَيْفَ لَا تَجْرِى لِلْمُؤْمِنِ عَلَى فِرَاقِهِ دُمُوعِ وَ هُوَ لَا يَدْرِي هَلْ بَقِيَ لَهُ فِي عُمْرِهِ إِلَيْهِ رُجُوع

"Bagaimana mungkin air mata seorang mukmin tidak berlinang kala berpisah dengan bulan Ramadhan. Sementara dia tidak mengetahui tersisa dari umurnya untuk kembali bertemu dengannya."

Berkata juga sebagian salaf lainnya,

لَوْ أَعْلَمُ أَنَّ اللَّهَ تَقَبَّل مِنِّي مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ لَتَمَنَّيْتُ الْمَوْتَ

"Seandainya aku tahu bahwa Allah menerima amalanku walau seberat biji khordzal (biji yg sangat kecil seperti biji sawi), pasti aku akan berangan kematian"

Oleh sebab itu Ramadhan kemarin harus bisa memberi perubahan pada diri kita masing-masing ke arah yang lebih baik. Selalu istiqomah dalam beribadah dan tidak mengerjakan kemaksiatan selepas bulan Ramadhan.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved