Bulan Ramadan

Materi Khutbah Jumat Malam Nuzulul Quran Edisi 6 Maret 2026, Mengandung Makna dan Ada PDF Disini

Ma’âsyiral mu’minîn rahimakumullâh... Tanggal 17 Ramadhan biasa kita peringati sebagai Malam Nuzûl al-Qur`ân, malam turunnya ayat pertama dari Alqura

Tayang:
Tribunsumsel.com
ILUSTRASI AL QURAN - Berikurt adalah Materi Khutbah Jumat Malam Nuzulul Quran Edisi 6 Maret 2026, Mengandung Makna dan Ada PDF Disini 

Jamaah yang mulia, mari sejenak kita renungkan analogi berikut…

Bila kita hendak ke negeri China, dan kita buta sama sekali tentang negeri China, maka yang kita butuhkan adalah sebuah buku petunjuk atau peta tentang negeri China, yang dapat memandu kita agar tidak tersesat di negeri China.

Dengan kesadaran seperti itu, kita pun membeli peta negeri China, yang berbahasa China. Namun malangnya, kita tidak mengerti bahasa China. Akhirnya, buku petunjuk atau peta tentang negeri China itu tidak mampu membantu kita untuk tidak tersesat di negeri China.

Kejadian tragis di atas lah yang dapat terjadi pada diri kita, yang berharap mendapat panduan hidup dari Alquran , namun tidak mampu memahami berbagai petunjuk Allah SWT yang termuat di dalamnya. Singkatnya, kita gagal memfungsikan Alquran sebagai lentera hidup, sehingga kerap kita gagal membedakan mana yang haq mana yang batil.

Sudah saatnya kita semua mengkoreksi dan memperbaiki cara kita berinteraksi atau memperlakukan Alquran . Bukan hanya kuantitas membaca yang kita utamakan, dengan memasang target sekian juz dalam sehari, atau sekian kali khatam dalam sebulan. Yang tidak kalah penting untuk kita perhatikan adalah sisi kwalitas kita dalam berinteraksi dengan Alquran, yaitu sudah berapa ayatkah yang kita pahami artinya, tafsirnya, asbâbun nuzûl-nya, dan seterusnya, sehingga kita bisa menghayati kandungan makna, hukum dan ‘ibrah serta ajaran sucinya.

Terlebih lagi dalam momentum Ramadhan, bulan yang dahulu selalu digunakan oleh Rasulullah Muhammad Saw. untuk mempelajari dan menyelami lautan mutiara Alquran bersama teman belajarnya yang mulia, Rûhul Quds, Jibril as. Sebagaimana kesaksian Ibnu Abbas RA. berikut:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: كَانَ رَسُولُ الله صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدَ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَى جِبْرْيلَ، وَكَانَ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ، فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ. قَالَ: فَلَرَسُولُ اللهِ صَلَّى

اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالْخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ الْممُرْسَلَةِ. (رواه أحمد)

Ibnu Abbas RA berkata, "Sesungguhnya Rasulullah Saw. adalah manusia yang paling dermawan. Dan ia berada dalam kondisi paling dermawan saat di bulan Ramadhan, yaitu ketika Malaikat Jibril menemuinya. Dan Jibril senantiasa menemuinya pada setiap malam Ramadhan untuk bersama mempelajari Alquran . Dan sungguh Rasulullah Saw. lebih dermawan dibanding angin yang berhembus." (HR Ahmad)

Dari kesaksian di atas, maka tidak heran jika kemudian beliau adalah manusia terbaik yang pernah terlahir di muka bumi. Juga tidak aneh, saat Ummul Mu’minin Aisyah ra. ditanya tentang bagaimana akhlak Nabi, dengan tegas dia menjawab:

كَانَ أَخْلاَقُهُ الْقُرْآن, bahwa akhlaq Nabi sesuai dengan ajaran Alquran .

Allah sendiri menuntut kita untuk berinteraksi dengan Alquran secara kwalitatif, seperti yang termuat dalam firman-Nya, Shad ayat 29:

كِتٰبٌ اَنْزَلْنٰهُ اِلَيْكَ مُبٰرَكٌ لِّيَدَّبَّرُوْۤا اٰيٰتِهٖ وَلِيَتَذَكَّرَ اُولُوا الْاَلْبَابِ

"Kitab (Alquran) yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka menyelami ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal sehat mendapat pelajaran."

Demikianlah, semoga Ramadhan ini dapat kita jadikan sebagai momentum agar kita dapat berinteraksi dengan Alquran secara lebih berkwalitas. Dipandu oleh bimbingan para ulama kita, baik secara langsung melalui kajian-kajian yang kita hadiri, ataupun melalui kitab-kitab yang beliau-beliau tulis dan wariskan kepada kita.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved