Bulan Ramadan

Materi Khutbah Jumat Malam Nuzulul Quran Edisi 6 Maret 2026, Mengandung Makna dan Ada PDF Disini

Ma’âsyiral mu’minîn rahimakumullâh... Tanggal 17 Ramadhan biasa kita peringati sebagai Malam Nuzûl al-Qur`ân, malam turunnya ayat pertama dari Alqura

Tayang:
Tribunsumsel.com
ILUSTRASI AL QURAN - Berikurt adalah Materi Khutbah Jumat Malam Nuzulul Quran Edisi 6 Maret 2026, Mengandung Makna dan Ada PDF Disini 

Tanggal 17 Ramadhan biasa kita peringati sebagai Malam Nuzûl al-Qur`ân, malam turunnya ayat pertama dari Alquran . Hal ini didasari oleh surat al-Anfal ayat 41:

وَاعْلَمُوْۤا اَنَّمَا غَنِمْتُمْ مِّنْ شَيْءٍ فَاَنَّ لِلّٰهِ خُمُسَهٗ وَ لِلرَّسُوْلِ وَلِذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَابْنِ السَّبِيْلِ ۙ اِنْ كُنْتتُمْ اٰمَنْتُمْ بِاللّٰهِ وَمَاۤ اَنْزَلْنَا عَلٰى عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعٰنِ ۗ وَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

"Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnus sabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari al-Furqân, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu."

Di dalam kitab Tafsîr at-Thabariy, jilid 10 halaman 14 termaktub bahwa Al-Hasan ibn Ali ibn Abi Thalib radhiyallâhu ‘anhumâ berkata: "Malam al-Furqân yang terjadi pada hari bertemunya dua pasukan itu terjadi pada hari ke-17 bulan Ramadhan."

Menurut pendapat lain, Nuzûl al-Qur`ân terjadi pertama kali pada 21 Ramadhan, sebagaimana yang tercantum di dalam kitab ar-Rahîq al-Makhtûm karya as-Syekh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuriy.

Pendapat lain menyatakan bahwa Nuzûl al-Qur`ân pertama kali terjadi pada 24 Ramadhan, sebagaimana yang termaktub dalam kitab al-Bidâyah wa an-Nihâyah karya al-Imam Ibnu Katsir. Tentu tiga pendapat di atas adalah fase terakhir diturunkannya Alquran, setelah fase pertama yaitu diturunkan Alquran secara sekaligus (satu paket) ke al-Lauh al-Mahfûzh, dan fase kedua dari al-Lauh al-Mahfûzh diturunkan ke Bayt al-‘Izzah di as-Samâ` ad-Dunyâ atau Langit Pertama/Terendah, juga secara sekaligus (satu paket).

Pada fase terakhir ini, Alquran turun kepada Baginda Nabi Muhammad SAW secara berangsur-angsur dalam rentang waktu antara 20 tahun atau 23 tahun atau 25 tahun, tergantung pada perbedaan pendapat berapa tahun Nabi tinggal di Makkah setelah diutus sebagai Rasul: 10 atau 13 atau 15 tahun. Adapaun masa tinggal Nabi di Madinah adalah 10 tahun.

Zumratal mu’minîn rahimakulullâh.

Adanya perbedaan pendapat tentang kapan Nuzûl al-Qur`ân pertama kali terjadi, adalah hal yang tidak terlalu substantif. Hal yang lebih substantif, esensial dan mendasar adalah: Bagaimana cara kita memfungsikan Alquran?

Setidaknya, ada dua cara bagaimana kita memfungsikan Alquran, dan keduanya bagai dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Pertama, sisi kuantitatif, di mana Alquran kita baca dengan berharap mendapat pahala dan hitungan kelipatannya. Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَيُّوبَ بْنِ مُوسَى، قَالَ: سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ كَعْبٍ القُرَظِيّ يَقُولُ: سَمِعْتُ عَبْدَ اللهِ بْنَ مَسْعُودٍ يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لاَ أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ، وَلاَمٌ حَرْفٌ، وَممِيمٌ حَرْفٌ (رواه الترمذي)

Dari Ayyub ibn Musa, dia berkata, "Aku mendengar Muhammad ibn Ka’ab al-Qurazhiy berkata, "Aku mendengar Abdullah ibn Mas’ud berkata, "Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang membaca 1 huruf dari Alquran maka baginya 1 kebaikan, dan 1 kebaikan (dapat berlipat) menjadi 10 kebaikan. Aku tidak mengatakan bahwa Alif Lâm Mîn itu 1 huruf. Namun Alif itu 1 huruf, Lâm 1 huruf dan Mîm 1 huruf." (HR At-Tirmidzi)

Kedua, sisi kualitatif, di mana Alquran kita baca dan pelajari sesuai dengan fungsinya sebagai Hudâ (Petunjuk), bayyinât (Penjelasan-penjelasan) dan Furqân (Pembeda antara yang haq dan yang batil), sebagaimana firman Allah SWT dalam surah al-Baqarah ayat 185:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْۤ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُددٰى وَالْفُرْقَانِۚ

"Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Alquran, sebagai Hudâ (petunjuk) bagi manusia dan Bayyinât (penjelasan-penjelasan) mengenai petunjuk itu dan Furqân (pembeda antara yang haq dan yang batil)."

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved