PINTAR Kemenag
Jawaban Modul 3.14 Kekerasan Berbasis Gender, Pencegahan dan Penanganannya, Pintar Kemenag
Artikel ini berisi kunci jawaban soal Modul 3.14 Kekerasan Berbasis Gender, Pencegahan dan Penanganannya, pelatihan Pintar Kemenag
TRIBUNSUMSEL.COM - Peserta pelatihan Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja Berperspektif Keislaman Pintar Kemenag, harus menyelesaikan Modul 3.14
Terdapat 10 soal yang harus diselesaikan secara tepat oleh peserta pada Modul 3.14 Kekerasan Berbasis Gender, Pencegahan dan Penanganannya.
Dilansir dari kanal Youtube Madrosatuna, berikut kunci jawaban soal Modul 3.14 Kekerasan Berbasis Gender, Pencegahan dan Penanganannya.
1 dari 10 soal
Seorang remaja laki-laki menjadi korban kekerasan seksual di sekolah, tetapi ia merasa malu dan takut untuk melapor. Perasaan ini sering kali diperburuk oleh anggapan yang salah bahwa laki-laki yang kuat dan jantan tidak mungkin jadi korban. Argumen ini didasarkan pada anggapan yang keliru bahwa
A. Laki-laki memiliki hasrat yang dominan dan tidak dapat ditolak sehingga tidak mungkin menjadi korban*
B. Kekerasan seksual adalah masalah yang tidak ada hubungannya dengan gender.
C. Korban kekerasan seksual selalu perempuan
D. Laki-laki tidak bisa menjadi korban kekerasan seksual
2 dari 10 soal
Allah melarang mendekati zina karena ia adalah perbuatan keji dan merusak kehormatan. Kekerasan seksual lebih buruk dari zina karena selain melanggar larangan Allah, juga merampas hak, kehormatan, dan keselamatan korban. Jika dikaitkan dengan Q.S. Al-Isra' ayat 32, bagaimana perbedaan hukum zina dan kekerasan seksual dalam perspektif Islam?
A. Zina dan kekerasan seksual sama-sama ajaww.nas
berat dosanya karena mengandung unsur kezaliman dan pemaksaan terhadap korban*
B. Zina adalah perbuatan haram karena suka sama suka, sedangkan kekerasan seksual tidak termasuk perbuatan haram karena dilakukan dengan paksaan.
C. Zina hanya dianggap dosa jika dilakukan berulang kali, sedangkan kekerasan seksual selalu dianggap dosa besar
D. Zina dan kekerasan seksual sama saja beratnya karena keduanya sama-sama dilakukan atas dasar suka sama suka
3 dari 10 soal
Seorang guru di magrasah mengetahui adanya kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh salah satu oknum di madrasah. Sebagai wujud mencegah kemungkaran dengan tangan (bi yadihi), langkah yang tepat dilakukan guru adalah...
A. Hanya menegur pelaku tanpa ada tindak lanjut yang jelas
B. Segera menghentikan perilaku pelaku, melindungi korban, dan melaporkan kasus kepada kepala madrasah serta pihak berwenang*
C. Membiarkan kasus tersebut agar tidak menimbulkan gosip di madrasah
D. Menasihati korban agar lebih hati-hati dalam bergaul
4 dari 10 soal
Sering kali ada anggapan bahwa anak perempuan harus lebih rajin membantu pekerjaan rumah-tangga seperti memasak dan membersihkan rumah, sementara anak laki-laki lebih bebas untuk bermain atau fokus pada hal-hal di luar rumah Anggopan ini, jika dibiarkan, dapat memiliki konsekuensi jangka panjang yang paling merugikan yaitu....
A. Ketergantungan ekonomi anak perempuan terhadap laki-laki dewasa dikemudian hari.
B. Anak laki-laki merasa kurang dihargai di dalam keluarga
C. Perempuan akan lebih terampil dalam mengelola rumah tangga.
D. Menguatnya stereotip bahwa perempuan memiliki tanggung jawab primer terhadap urusan domestik, yang dapat membatasi peluang mereka di bidang lain di masa depan*
5 dari 10 soal
Raka menyebarkan foto pribadi temannya tanpa izin melalui media sosial karena merasa kesai. Perbuatan Raka ini harus dijerat dengan UU ITE Nomor 11 Tahun 2008 & Nomor 1 Tahun 2024, karena Raka
A. Menyebarkan konten pribadi tanpa izin yang melanggar hak privasi dan martabat korban*
B. Menyebarkan informasi palsu yang menyesatkan publik.
C. Menggunakan media sosial untuk menyampaikan pendapat pribodi yang bersifat emosional
D. melakukan pencemaran nama baik melalui komentar negatif di media sosial.
6 dari 10 soal
Hadis Rasulullah SAW:
Barangsiapa dari kalian melihat kemungkaran, ubahlah dengan tangannya. Jika tidak bisa, ubahlah dengan lisannya. Jika tidak bisa, ingkarilah dengan hatinya, dan itu merupakan selemah-lemahnya iman." (HR. Muslim).
Kasus kekerasan seksual sering kali terjadi di lingkungan masyarakat dan sekolah, Sayangnya, banyak orang memilih diam karena merasa takut atau tidak mau terlibat. Seorang siswa mengetahui temannya menjadi korban kekerasan seksual di sekolah. Berdasarkan makna hadis Rasulullah saw. di atas, tindakan yang paling tepat dilakukan siswa tersebut sebagai wujud amar ma'ruf nahi munkar adalah.
A. Menasihati pelaku dengan cara mengejeknya di depan teman-temannya
B. Menghibur korban dengan berkata bahwa kejadian itu adalah ujian dari Allah
C. Mengabaikan kejadian tersebut karena bukan urusannya dan hanya berdoa agar pelaku sadar.
D. Segera melapor kepada guru atau pihak sekolah supaya kasus bisa diusut, korban mendapat perlindungan, dan pelaku bisa ditindak*
7 dari 10 soal
Modul 3.14 Kekerasan Berbasis Gender Pencegahan da
Pintar Kemenag
Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja Berperspekt
Kunci Jawaban
Tribunsumsel.com
| Jawaban Modul 3.2 Pengantar Academic Misconduct, Pelatihan Pintar Kemenag |
|
|---|
| Jawaban Modul 3.4 Etika Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pendidikan, Pelatihan Pintar Kemenag |
|
|---|
| Jawaban Modul 3.5 Penanganan Academic Misconduct, Pelatihan Pintar Kemenag |
|
|---|
| Jawaban Modul 3.7 Budaya Akademik yang Berintegritas, Pelatihan Academic Misconduct |
|
|---|
| Jawaban Modul 3.2 Konsep Perkembangan Remaja, Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pintar Kemenag |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Jawaban-Modul-314-Kekerasan-Berbasis-Gender-Pencegahan-dan-Penanganannya-Pintar-Kemenag.jpg)