Kunci Jawaban

Contoh Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah, Pintar Kemenag 2026

Contoh Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah di Pintar Kemenag 2026.

Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
Tribunsumsel.com/Grafis/Vanda Rosetiati
PINTAR KEMENAG - Grafis ilustrasi Contoh Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah. Pelatihan Angkatan 1 KBC diadakan di Pintar Kemenag, 22 sampai 28 April 2026. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kementerian Agama Republik Indonesia pada pertengahan 2025 lalu meluncurkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) untuk diterapkan di sekolah madrasah dalam berada dalam naungan lembaga tersebut. 

Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Angkatan 1 diadakan di Pintar Kemenag, Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Keagamaan pada 22 hingga 28 April 2026. 

Pelatihan diikuti pegawai negeri sipil (PNS) dan non PNS Kemenag.

Selesai dari pelatihan peserta diharapkan dapat mengimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar di madrasah.

Pada artikel berikut Tribunsumsel.com menyajikan contoh implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah yang bisa dijadikan referensi bagi Bapak/Ibu guru. 

Contoh Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah diolah dari dari laman slidesharre Azwarman 2 nomor 281218866 diakses Rabu, 22 April 2026. 

___________

Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah

Definisi

Kurikulum Cinta Mengambil Posisi Sebagai Jiwa (Seol) dari seluruh penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran pada implementasi kurikulum Nasional

Posisi

Kurikulum Cinta adalah Kurikulum yang menitik beratkan pada pengembangan karakter, pembelajaran berbasis pengalaman, serta pehatian mendal aspek sosial dan emosional dalam pendidikan.

Tujuan kurikulum ini adalah untuk melahirkan insan yang humanis, toleran dan selalu mengedapankan cinta sebagai prinsip dasar dalam kehidupan.

Rukun dan Konteks Kurikulum Cinta 

1. Tujuan
2. Materi
3. Strategi
4. Evaluasi

Tujuan Kurikulum Cinta

Kurikulum Cinta bertujuan untuk melahirkan insan yang humanis, nasionalis, naturalis, toleran, dan selalu mengedepankan cinta sebagai prinsip dasar dalam kehidupan.

Materi Kurikulum Cinta

  • Hubbullah (Cinta Kepada Allah)

Membentuk kecintaan mendalam kepila Allah Swt. sebagal Sang Pencipta dan Pemelihara. Cinta kepada Allah sebag muara munculmya cinta pada makhluk-Nya

  • Hubrrasul (Cinta Kepada Rasulullah)

Meneladani akhlak mulia Rasulullah saw. sebagai teladan cinta kasih

  • Hubbunnafsii (Cinta Kepada Diri Sendiri)

Membentuk cinta diri sendiri dengan menghiasi akhlak terpuji

  • Hubbunnaas (Cinta Kpd Sesama)

Mengutamakan empati dan toleransi tethalap sesama manusia (orang tua, guru, saudara, tetangga, teman, dan sesama umat beragama maupun antar umat agama)

  • Hubbulbi'ah (Cinta Kpd Lingkungan)

Menanamkan kesadaran untuk menjaga alam dan lingkungan sebagai amanah Allah Swt

  • Hubbul Wathan wal Bilad (Cinta Kpd Bangsa dan Negara)

Menumbuhkan semangat cinta tanah air sebagai bagian dari iman.


Strategi dan Evaluasi 

1. Pembelajaran mata pelajaran Pondidikan Agama yang mengembangkan rasionalisme pada materi-materi yang berkaitan (menggunakan pendekatan reflective learning)

2. Pmbelajazan mata pelajaran non Pendidikan Agama dan sistem pendidikan di madrasah yang membangun kesadaran akan perbedaan dan saling mencintai dalamperberlaan pada materi materi yag berkaitan (pendekatan pendidikan multikulturasl)

3. Penugasan pada peringatan hari besar agama-agama yang meningkatkan pengenalan dan penghargaan dalam perbedaan (pendekatan partisipasif)

4. Iklim madrasah yang kondusif untuk membentuk karakter yang diharapkan (pendidikan karakter)

5. Komponen-komponen yang berperan dalam penerapan Kurkulum Cinta berbasis kasih sayang kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru, tendik, pemhina ekstra kurikuler penjaga madrasah, cleaning service, dan pengawas.


Indikator Keberhasilan

  • Pengembangan karakter peserta didik

Menanamkan Empati, Kedermawanan, dan rasa hormat tehadap perbedaan

  • Pembelajaran berbasis nilai

Mengintegrasikan nilai moral seperti keujujuran, tanggung dan toleransi

  • Keterlibatan aktif peserta didik

Dalam menciptakan lingkungan aman, mendukung ekspresi emosi, dan diskusi terbuka

  • Pembelajaran kolaboratif

Mendorong kerjasama, komunikasi dan tanggungjawab sosial

  • Kegiatan sosial

Mengadakan kegiatan sosial, relawan dan seni budaya

  • Pendidikan keluarga dan komunitas

Melibatkan keluarga serta mengajarkan keberagaman

  • Refleksi diri

memfasilitasi refleksi dan journaling untuk evaluasi sikap dan perilaku

  • Keterampilan Sosial

mengajari komunikasi efektif dan penyelesaian konflik secara damai

>>>>> Selengkapnya klik di sini

===

*) Disclaimer:
Kunci jawaban di atas hanya hanya digunakan sebagai panduan bagi peserta Pelatihan Pintar Kemenag 2026. Soal bersifat terbuka sehingga memungkinan ada jawaban lainnya.

Demikian ulasan Contoh Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah, Pintar Kemenag 2026.

Baca juga: Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta Angkatan I, Materi Lengkap Pintar Kemenag 2026

Baca berita dan artikel lainnya langsung dari google news

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

 

 

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved