Berita Palembang
Disetop Begal yang Ngaku Polisi Hingga Todongkan Senpi, HP dan Uang Pria di Palembang Dirampas
Tiba-tiba pelaku datang dari arah belakang dan menghentikan laju kendaraan korban.
Penulis: andyka wijaya | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Seorang warga Palembang bernama Tomi Safrianto (39) menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Kapten A Rivai oleh pelaku yang bermodus menyamar sebagai anggota polisi.
- Pelaku menghentikan sepeda motor korban pada Rabu (3/6/2026) subuh, lalu menodongkan senjata api dan merampas telepon genggam serta dompet berisi uang Rp200.000,00 beserta dokumen penting.
- Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) kembali terjadi di Kota Palembang.
Kali ini pelaku diduga berpura-pura menjadi anggota polisi dan menodongkan senjata api saat melancarkan aksinya.
Korban, Tomi Safrianto (39), warga Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Pinang, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang, Rabu (3/6/2026) pagi.
Kepada petugas, Tomi menuturkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.15 WIB saat dirinya melintas di Jalan Kapten A Rivai, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang.
Saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor seorang diri.
Tiba-tiba pelaku datang dari arah belakang dan menghentikan laju kendaraan korban.
"Saya hendak pergi. Saat melintas di lokasi, pelaku datang dari belakang dan langsung memberhentikan motor saya," ujar Tomi.
Setelah korban berhenti, pelaku mengaku sebagai anggota polisi.
Tak hanya itu, pelaku juga mengeluarkan senjata api sehingga membuat korban ketakutan.
"Saya panik karena dia mengaku polisi dan mengeluarkan senjata api. Setelah itu pelaku merampas handphone dan dompet saya yang berisi uang Rp200 ribu," katanya.
Baca juga: Begal di OKU Timur Sasar Ibu dan Anak, Beraksi Rampas HP di Jalan Sepi, Dua Pelaku Ditangkap
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit telepon genggam merek Samsung, dompet berisi uang tunai Rp200 ribu, serta sejumlah dokumen penting yang tersimpan di dalam dompet.
Korban berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku.
"Saya berharap pelaku bisa segera ditangkap," harapnya.
Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana curas tersebut.
"Laporan korban sudah kami terima dan akan segera diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Pidana Umum untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut serta upaya penangkapan pelaku," ujarnya.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| Kabar Gembira! Pemkot Palembang Segera Cairkan Gaji ke-13 Para ASN, Usai Dana Transfer Diterima |
|
|---|
| Cara iPhone Black Market Dapat Sinyal, Ternyata Pakai Data Paspor WNA, Bayar Rp250 Ribu Per 3 Bulan |
|
|---|
| DPRD Sumsel Bakal Buka Posko Pengaduan SPMB SMA/SMK, Minta Masyarakat Berani Lapor |
|
|---|
| Ingin Untung Usai Ikut Arisan dan Investasi, Wanita di Palembang Malah Rugi Rp90 Juta |
|
|---|
| Berawal Dari Konter di Palembang, Sindikat Aktivasi IMEI iPhone Inter Dibongkar, 4 Orang Ditangkap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Ngaku-Polisi-dan-Todongkan-Senpi-Begal-Rampas-HP-serta-Uang-Pria-di-Palembang.jpg)