Bus ALS Kecelakaan di Muratara
Firasat Gusti Ayah Sopir Serep Bus ALS Sebelum Anak Tewas Kecelakaan di Muratara, Seminggu Teringat
Saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara, Gusti menceritakan sejumlah firasat yang ia alami sepekan sebelum musibah merenggut nyawa putranya.
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Rencananya, setelah proses identifikasi selesai, jenazah Zulham Efendi akan segera dibawa oleh pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.
Maleh meninggalkan seorang istri dan dua orang anak yang masih bersekolah di Medan.
Korban Tewas Bertambah Jadi 18
Karumkit RS Bhayangkara Moh Hasan, Kombes Pol Budi Susanto, menyatakan jumlah total korban tewas kini menjadi 18 orang, termasuk satu korban yang meninggal saat perawatan di RSUD Rupit.
"Benar hingga hari ini korban meninggal dunia bertambah menjadi 18 orang," ucapnya, Jumat (8/5/2026).
Dr. Budi mengatakan, terkait proses identifikasi korban oleh tim DVI Polda Sumsel, tim menemukan 16 kantong jenazah.
Namun, setelah dilakukan pendalaman dan pemeriksaan lanjutan, ditemukan tambahan bagian tubuh yang diduga berasal dari korban lain.
“Yang kita lakukan di sini hanya terfokus kepada identifikasi saja. Kemarin sudah dirilis ada 16 kantong mayat. Ternyata pada hasil penelusuran hari ini, kita menemukan 17 jenazah (di lokasi kejadian),” ungkap Dr. Budi.
Dimana, lanjut Dr. Budi, dalam satu kantong jenazah ditemukan dua potongan tubuh yang saling menempel di bagian ketiak sehingga sempat diduga berasal dari satu korban.
“Setelah kita lakukan pemeriksaan, kita curigai bahwa ini bukan bagian tubuh dari yang satu lagi. Berbeda dia,” ungkapnya.
Sambung Dr. Budi, tim DVI juga menyebutkan kondisi potongan tubuh tersebut sangat kecil dan hancur, sehingga jenis kelaminnya belum dapat dipastikan. Namun, dari hasil pemeriksaan awal, bagian tubuh itu diduga milik anak kecil.
“Kita menduga temuan satu body part tadi diduga anak-anak yang mungkin usianya di bawah lima tahun,” bebernya.Lebih jauh Dr. Budi mengatakan total korban meninggal akibat kecelakaan bus tersebut kini berjumlah 18 orang.
“18 orang yang meninggal akibat kecelakaan tersebut, tapi yang meninggal di tempat pada saat itu 17 orang termasuk kantong yang berisikan dua potongan tubuh. Satu orang korban lagi meninggal dunia yakni Fahrul, warga Tegal, di RSUD Rupit," ungkapnya. (Aggi Suzatri/Andyka Wijaya/Tribunsumsel)
(*)
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
| Fakta Baru Korban Kecelakaan Maut Bus ALS Terbakar Muratara, Ada Jenazah Orangtua & Anak Berpelukan |
|
|---|
| Tiba di RS Bhayangkara Palembang, Jumiatun Korban Kecelakaan Bus ALS Muratara Dirawat di ICU |
|
|---|
| Gagal Seleksi Kerja ke Luar Negeri, Bakhrul Ulum Tewas Dalam Bus ALS Saat Hendak Merantau Ke Padang |
|
|---|
| Dompet Cokelat Jadi Petunjuk, Tim DVI RS Bhayangkara Temukan KTP Atas Nama Sukino di Saku Jenazah |
|
|---|
| Segini Besaran Santunan Jasa Raharja untuk Korban Kecelakaan Bus ALS Terbakar di Muratara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Gusti-Pulungan-66-ayah-dari-Zulham-Efendi-alias-Maleh-42-kru-bus-ALS-yang-me.jpg)