Bus ALS Kecelakaan di Muratara
Tekad Merantau Demi Rumah Impian, Rani dan Aldi Sempat Dilarang Pergi Sebelum Laka Maut di Muratara
Pasangan suami istri Aldi Sulistiawan (26) dan Rani (24), beserta balitanya, Bela(1,8), menjadi korban tewas dalam kecelakaan maut bus ALS di Muratara
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Mereka hanya terlambat sekitar lima menit.
"Mereka ketinggalan bus. Itu awalnya mau naik bus Handoyo, tapi kelewat lima menit karena terhalang kereta. Mobilnya tidak sabar jadi langsung pergi pas hari Minggu," ujarnya.
Baca juga: Tim DVI Kesulitan Indentifikasi Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara, Karena Kondisi Rusak Terbakar
Upaya keberangkatan kedua kembali gagal karena bus yang dijadwalkan sudah penuh.
Akhirnya, mereka baru bisa berangkat pada Selasa pagi menggunakan bus ALS yang kemudian mengalami kecelakaan tragis tersebut.
Hambali sendiri baru mengetahui kabar kecelakaan yang menimpa putri, menantu, dan cucunya itu dari berita.
"Setelah ada di berita, pihak besan mencari petunjuk di loket. Katanya iya, setelah itu dicocok-cocokkan dengan pelat mobil dan nomornya, setelah itulah kami baru mengetahui keluarga kami menjadi korban," ujar Hambali.
Di tengah duka mendalam, Hambali menyampaikan pesan terbuka untuk perusahaan otobus (PO) dan otoritas transportasi ALS.
Ia meminta agar kelayakan armada menjadi prioritas utama agar tidak ada lagi nyawa yang melayang sia-sia di jalanan.
"Kami mohon, bus-bus yang sudah tidak layak dipakai, ya jangan dipakailah. Itu sebenarnya sudah tidak layak, dari sana ke sini sudah 'rewel' saja," tandas Hambali saat ditemui di RS Bhayangkara Palembang.
Tim DVI Kesulitan Identifikasi Bayi
Tim DVI Polda Sumsel di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang masih melakukan proses identifikasi terhadap 16 korban kecelakaan Bus ALS dan truk tangki di Musi Rawas Utara hingga Kamis (7/5/2026) sore.
Proses identifikasi diperkirakan memakan waktu cukup lama mengingat kondisi para korban yang mengalami luka bakar parah. Salah satu korban meninggal diketahui seorang bayi perempuan berusia 1 tahun 8 bulan bernama Bela, putri dari pasangan Aldi Septiawan (26) dan Rani (24) yang juga menjadi korban tewas dalam kecelakaan tersebut.
Namun keluarga korban mendapat kabar bahwa proses identifikasi terhadap Bela mengalami kesulitan karena kondisi tubuh korban hangus terbakar.
“Tadi sudah diambil sampelnya, tapi untuk keponakan saya Bela itu sulit,” kata Hambali, ayah Rani, sambil tertunduk lesu.
Baca juga: Temukan Motor Hingga Tabung Gas,Korlantas Polri Akan Periksa Pemilik Bus ALS yang Tewaskan 16 Orang
Hambali menjelaskan, tim DVI menyampaikan darah korban Bela sudah mengering sehingga sulit diambil sampelnya.
Sementara pengambilan sampel dari Rani yang diduga ibu korban telah dilakukan.
| Kecelakaan di Muratara, BPTD Sumsel Sebut Izin Angkutan Bus ALS Kedaluwarsa, Terancam Sanksi |
|
|---|
| Jerit Histeris Istri Sopir Bus ALS Menunggu Kepulangan Suami, Sempat Tak Percaya Jadi Korban Tewas |
|
|---|
| Temukan Motor Hingga Tabung Gas,Korlantas Polri Akan Periksa Pemilik Bus ALS yang Tewaskan 16 Orang |
|
|---|
| Jenguk Korban Selamat Bus ALS di RSUD Rupit, Brigjen Pol Faizal Ungkap Kondisi Terkini Penumpang |
|
|---|
| Tim DVI Kesulitan Indentifikasi Bayi, Tewas Kecelakaan Bus ALS di Muratara Karena Hangus Terbakar |
|
|---|