Arus Mudik 2026

143 Truk ODOL Dikandangkan, Nekat Beroperasi Saat Dilakukan Pembatasan Arus Mudik di Sumsel

Jumlah tersebut didapat dari Polres jajaran yang menertibkan kendaraan yang nekat beroperasi ketika pembatasan truk dimulai.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/Polda Sumsel
PENERTIBAN TRUK -- Polisi menertibkan kendaraan truk bermuatan besar yang beroperasi saat pembatasan di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera Selatan, Selasa (17/3/2026). Ada 143 truk ditertibkan dari 17 Polres. 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 143 truk ODOL ditertibkan dari jalur Jalintim Sumsel selama pembatasan kendaraan berat saat arus mudik.
  • Penertiban terbanyak terjadi di Musi Banyuasin dan Banyuasin, sementara OKI juga menjadi wilayah dengan tekanan arus tinggi.
  • Polisi menyiapkan jalur alternatif dan memantau kondisi lalu lintas secara real time untuk menjaga kelancaran mudik.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sebanyak 143 truk Over Load Over Dimension (ODOL) ditertibkan dari jalur strategis Jalintim terutama yang dipakai pemudik antarprovinsi, semenjak pembatasan kendaraan bermuatan besar diberlakukan.

Kendaraan tersebut ditempatkan sementara di kantong parkir yang disediakan.

Jumlah tersebut didapat dari Polres jajaran yang menertibkan kendaraan yang nekat beroperasi ketika pembatasan truk dimulai.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Shandi Nugroho mengatakan, sistem monitoring real time ini menjadi kunci pengendalian arus mudik berbasis data.

"Berdasarkan data real time dari 17 Polres, ada 143 kendaraan yang ditertibkan. Ini memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat di lapangan," ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Polres Musi Banyuasin mendominasi dengan 52 unit kendaraan yang ditertibkan lalu ada Polres Banyuasin yang mengandangkan 50 unit kendaraan.

Baca juga: Polisi Kandangkan Puluhan Truk yang Ngeyel Melintas di Jalintim Banyuasin Saat Arus Mudik

Baca juga: Daftar 19 Kantong Parkir di Sumsel Bagi Truk yang Tak Boleh Melintas Jelang Hari Raya Idul Fitri

Sementara itu, Polres Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi salah satu wilayah dengan tekanan arus tertinggi. 

Tercatat tujuh titik rawan kemacetan, mayoritas dipicu aktivitas pasar tumpah di sepanjang Jalintim. Sebanyak 30 kendaraan sumbu tiga berhasil ditertibkan di wilayah ini.

"Lalu ada juga di wilayah Polrestabes Palembang ada 11 kendaraan truk," katanya.

Pihaknya menyiapkan sejumlah jalur alternatif strategis. Di antaranya jalur Komering yang menghubungkan OKI menuju OKU Timur melalui Lintas Tengah, serta jalur Jejawi - Rambutan - Jakabaring yang menjadi opsi untuk mengurai kepadatan menuju Kota Palembang.

Di sisi lain, kondisi berbeda terlihat di wilayah Polres Prabumulih yang melaporkan arus lalu lintas relatif lancar. Jalan Lingkar Timur disiapkan sebagai jalur alternatif untuk mendukung akses menuju Tol Prabumulih-Palembang.

"Secara keseluruhan, dari 17 wilayah yang dipantau, sepuluh wilayah dilaporkan dalam kondisi relatif lancar tanpa titik rawan signifikan. Sementara tujuh wilayah lainnya masih menjadi fokus pengamanan intensif oleh personel di lapangan," tutupnya.
 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved