Warga Palembang Terlantar di Kamboja
Terkendala Proses Dokumen, 15 Warga Palembang yang Terlantar di Kamboja Belum Bisa Dipulangkan
Sebanyak 15 warga Palembang yang saat ini berada di Kamboja hingga kini belum dapat dipulangkan ke Indonesia.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ia menambahkan, proses pengurusan dokumen di perwakilan RI bisa memakan waktu bervariasi, mulai dari 24 hari hingga satu bulan, tergantung pada permasalahan dokumen masing-masing individu.
Pihaknya memastikan, apabila seluruh dokumen telah lengkap, termasuk paspor atau SPLP serta izin keluar dari otoritas imigrasi Kamboja, maka 15 warga Palembang tersebut akan segera dipulangkan ke Indonesia.
Viral Minta Dipulangkan
Sebelumnya, dalam video yang viral nampak belasan pemuda yang mengaku berasal dari Kota Palembang meminta bantuan untuk dipulangkan sebab mereka saat ini berada di Negara Kamboja.
Dalam video itu mereka meminta bantuan ke Gubernur Sumsel, Herman Deru serta Wali Kota Palembang Ratu Dewa.
Dari pengakuannya, mereka tidak memiliki ongkos untuk kembali ke Indonesia dan meminta bantuan kepada Gubernur Sumsel serta Wali Kota Palembang agar dapat dipulangkan.
Para pemuda tersebut diduga menjadi korban penipuan kerja di luar negeri.
Mereka mengaku berangkat dengan iming-iming pekerjaan, namun setibanya di Kamboja justru mengalami kesulitan dan tidak dapat kembali ke tanah air.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru bergerak cepat merespons laporan terkait 15 warga Palembang yang terlantar.
Pemerintah Provinsi Sumsel langsung berkoordinasi untuk memastikan keselamatan para warga tersebut.
Gubernur Sumsel Turun Tangan
Gubernur Sumsel Herman Deru sudah berkomunikasi langsung dengan 15 pemuda asal Palembang yang kini terlantar di Negara Kamboja.
Saat ini, belasan pemuda tersebut dilaporkan telah berada di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh.
Pemprov Sumsel memastikan proses pemulangan ke Indonesia segera dilakukan.
"Sudah kita urus, baru tersambung teleponnya. Nanti kita pulangkan ke sini,” kata Herman Deru, Rabu (18/2/2026) malam.
Deru juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur janji pekerjaan di luar negeri tanpa melalui prosedur resmi.
Ia menegaskan pentingnya memastikan proses keberangkatan kerja dilakukan melalui jalur yang sah guna menghindari risiko penipuan dan perdagangan orang.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
| Gubernur Sumsel Sebut Akan Bantu Modal Usaha 15 Pemuda asal Palembang yang Dipulangkan dari Kamboja |
|
|---|
| Cerita Warga Palembang yang Terlantar di Kamboja, Ngaku Dicambuk dan Disetrum Saat Bekerja |
|
|---|
| 14 Warga Palembang yang Terlantar di Kamboja Akhirnya Tiba di Kampung Halaman, Ucap Syukur |
|
|---|
| Tiba di Indonesia, 14 Warga Palembang yang Terlantar di Kamboja Diterbangkan ke Palembang Hari Ini |
|
|---|
| Jadwal Kepulangan 14 Warga Palembang Korban Penipuan Kerja di Kamboja, Ini Nama-namanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/15-Warga-Palembang-di-Kamboja-Belum-Bisa-Dipulangkan.jpg)