Dugaan Pungli Oknum Dishub di Palembang
Nasib Oknum Dishub di Palembang Pasca Pungli ke Relawan Bawa Bantuan untuk Aceh, Aksinya Viral
Nasib oknum dishub di Palembang yang viral pungli ke relawan bawa bantuan untuk Aceh akan segera dipanggil.
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Oknum dishub di Palembang yang viral pungli ke relawan bawa bantuan untuk Aceh akan segera dipanggil
- Kepala Dishub Palembang Agus Supriyanto yang juga menyebut oknum Dishub tersebut bukanlah anggotanya melainkan berasal dari Dishub Sumsel
- Diketahui, peristiwa dugaan pungli itu terjadi di depan kawasan Terminal Karya Jaya Kecamatan Kertapati Palembang
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) di Palembang yang viral melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap relawan pembawa bantuan bencana ke Aceh akan segera dipanggil untuk memberikan klarifikasi.
Pernyataan ini disampaikan Kepala Dishub Palembang Agus Supriyanto yang juga menyebut oknum Dishub tersebut bukanlah anggotanya melainkan berasal dari Dishub Sumsel.
"Terkait info viral Video di depan Terminal Karya Jaya, kami sudah konfirm KA BPTD Sumsel, dan dari hasil video tersebut ada kejadian transaksi ilegal (pemalakan) yang dilakukan oleh petugas BPTD Sumsel, bukan petugas Dishub Kota Palembang," kata Agus kepada Tribunsumsel.com, Kamis (8/1/2025).
Diketahui, peristiwa pungli itu terjadi di depan kawasan Terminal Karya Jaya Kecamatan Kertapati Palembang.
Dalam video yang beredar dijelaskan, kendaraan relawan yang kena pungli tersebut dipatok membayar Rp 150 ribu kepada oknum Dishub.
Padahal para relawan membawa bantuan bencana ke Aceh dari Banten.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Dishub Palembang Agus Supriyanto menjelaskan, jika petugas Dishub yang ada di kawasan Terminal Karya Jaya itu memang terjadi 'Pemalakan', namun bukan dilakukan jajarannya tetapi Dishub Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Baca juga: Beredar Video Oknum Dishub di Palembang Diduga Pungli ke Relawan Banten Sedang Perjalanan ke Aceh
Dijelaskan Agus, karena hal itu Dishub Provinsi pastinya ia tidak memiliki kewenangan untuk menindaknya, akan tetapi ia mengingatkan kepada jajaran untuk bertugas sesuai tupoksi.
"Rencana hari ini kami bersama KA BPTD akan memanggil yang bersangkutan, untuk klarifikasi terkait masalah tersebut," tandasnya.
'Transaksi Gelap' di Warung
Aksi pungli ini diketahui dari curahan hari relawan wanita yang mengatakan bahwa bus kendaraan mereka dihentikan oknum petugas Dishub saat berada di Palembang.
Kemudian oknum Dishub itu memanggil sopir bus untuk masuk ke dalam sebuah warung di seberang bus parkir.
Ternyata di dalam warung itulah diduga oknum Dishub tersebut meminta sejumlah uang ke sopir.
"Tuh liatin dia nyetopin lagi (kendaraan), nanti transaksinya di mana..? Di warung," ujar wanita penumpang mobil lainnya serentak menjawab.
Nilainya, sambung dia, bisa Rp 100 ribu atau Rp 50 ribu per kendaraan untuk mobil kecil.
"Entah yang gede berapa ya," ucap wanita itu.
| Video Pengakuan Relawan Banten Soal Dishub di Palembang Pungli, Uang Minta Ditaruh |
|
|---|
| Penampakan Mobil Ambulans Relawan Banten yang Bawa Bantuan ke Aceh Diduga Dipungli Oknum BPTD Sumsel |
|
|---|
| Oknum BPTD Sumsel Bantah Terima Rp100 Ribu, Relawan Banten: Saya Diperintahkan Taruh Uang "di Atas" |
|
|---|
| 5 Fakta Dugaan Pungli Petugas BPTD ke Relawan Banten Bawa Bantuan ke Aceh, Klaim Hanya Diberi Minum |
|
|---|
| Bantah Terima Rp150 Ribu, Oknum BPTD Sumsel Ngaku hanya Terima 2 Kaleng Minuman, Klaim Ada Bukti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Nasib-Oknum-Dishub-di-Palembang-Viral-Pungli-ke-Relawan-Bawa-Bantuan-untuk-Aceh.jpg)