Dugaan Pungli Oknum Dishub di Palembang

Beredar Video Oknum Dishub di Palembang Diduga Pungli ke Relawan Banten Sedang Perjalanan ke Aceh

Sebuah video memperlihatkan dugaan aksi pungutan liar (pungli) dilakukan oleh oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang viral di media sosial. 

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Instagram Fesbukbanten
DUGAAN PUNGLI DISHUB - Sebuah video memperlihatkan dugaan aksi pungutan liar (pungli) dilakukan oleh oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang terhadap mobil relawan asal Banten hendak ke Aceh viral di media sosial.  

Ringkasan Berita:
  • Relawan gabungan asal Banten yang sedang dalam perjalanan menuju Aceh Tamiang diduga jadi korban pungli Dinas Perhubungan (Dishub)di Kota Palembang
  • Dalam video terlihat bahwa kendaraan minibus Elf harus mengeluarkan uang Rp150.000 agar bisa melanjutkan perjalanan.
  • Modusnya diduga transaksi uang tidak dilakukan di tempat terbuka, melainkan diarahkan ke sebuah lokasi warung di sekitar area penyetopan.

TRIBUNSUMSEL.COM- Sebuah video memperlihatkan dugaan aksi pungutan liar (pungli) dilakukan oleh oknum Dinas Perhubungan (Dishub) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, viral di media sosial. 

Korban dugaan pungli tersebut adalah rombongan relawan gabungan asal Banten yang sedang dalam perjalanan misi kemanusiaan menuju Aceh Tamiang.

Rombongan yang terdiri dari Fesbuk Banten News, Forum Potensi SAR Banten, Aksi Semangat Peduli, dan Petualang Rescue ini berangkat dari Serang pada Selasa (6/1/2026). 

Mereka membawa bantuan kemanusiaan berupa ribuan Al-Qur’an, mukena, serta sarung untuk warga terdampak bencana banjir di Sumatera.

Baca juga: Sopir Keluhkan Pungli di SPBU Muara Meranjat Ogan Ilir, Pelaku Ternyata Punya Riwayat Gangguan Jiwa

Sebuah video memperlihatkan dugaan aksi pungutan liar (pungli) dilakuk
DUGAAN PUNGLI DISHUB - Sebuah video memperlihatkan dugaan aksi pungutan liar (pungli) dilakukan oleh oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang terhadap mobil relawan asal Banten hendak ke Aceh viral di media sosial. 

Namun, perjalanan terhambat keesokan harinya, Rabu (7/1/2026), saat kendaraan minibus Elf yang mereka gunakan dihentikan mendadak di depan Terminal Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Palembang.

Berdasarkan rekaman video yang diunggah akun @fesbukbanten, Rabu, (7/1/2025), penumpang dari rombongan yang berada di lokasi kejadian mengungkapkan kekecewaannya. 

Ia menyebut bahwa kendaraan mereka dihentikan oleh petugas meskipun mereka bukan merupakan angkutan umum yang biasa menjadi objek pemeriksaan jalan.

"Ini kan buat angkutan umum aja, kita kan bukan angkutan umum. Jadi guys, kena tilang Dishub padahal kita mau ke Aceh. Aneh sama Dishub Palembang," ujar perekam video tersebut dengan nada kecewa.

Mereka tersebut juga membeberkan modus yang diduga dilakukan oleh para oknum. 

Menurutnya, transaksi uang tidak dilakukan di tempat terbuka, melainkan diarahkan ke sebuah lokasi warung di sekitar area penyetopan.

Lebih lanjut, perekam video menyebutkan bahwa mereka harus mengeluarkan uang Rp150.000 agar bisa melanjutkan perjalanan.

"Jadi yang ngurusin jalan itu lagi nyetop-nyetopin. Nanti transaksinya di warung itu. Kenanya berapa? Ya Rp150 ribu satu mobil yang kecil, entah kalau yang gede berapa. Ya biasalah, ngisi perut Dishub ini," ujarnya sembari memperlihatkan suasana di lokasi.

Dalam video itu juga terlihat beberapa petugas yang berjaga di jalanan dan salah satu rekan relawan yang baru saja selesai melakukan "transaksi" sebelum akhirnya diizinkan melanjutkan perjalanan kembali.

"Timnya yang bagian nyetop-ngetopin tuh keliatan kan beberapa tim, itu teman kita yang abis transaksi tuh, udah kita mau lanjut jalan lagi," 

Terlihat sebuah bangunan sederhana menyerupai warung dengan penutup bambu (krey) di bagian depannya, yang menjadi titik fokus perekam saat menjelaskan tempat "transaksi" dugaan pungli.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved