Saling Serang di Depan PS Mal Palembang
Ratu Dewa Geram Bentrok Antar Ormas Pecah di Palembang, Dukung Polisi Tindak Tegas Pelaku
Wali Kota Palembang Ratu Dewa geram dengan pecahnya aksi bentrok antar dua Ormas berujung aksi pembacokan di depan PS Mal Palembang.
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Wali Kota Palembang Ratu Dewa geram dengan pecahnya aksi bentrok antar dua organisasi masyarakat (Ormas) berujung aksi pembacokan di depan PS Mal tepatnya di Jalan Angkatan 45.
Apalagi aksi bentrokan tersebut sampai menyebabkan korban luka dan membuat resah masyarakat.
"Pertama, Pemerintah Kota Palembang sangat menyesalkan terjadinya keributan antar kelompok, yang mengakibatkan korban luka dan menimbulkan keresahan masyarakat, terlebih sampai ada dugaan penggunaan senjata api dan senjata tajam di ruang publik," kata Ratu Dewa kepada Tribunsumsel.com, Rabu (8/1/2026).
Menurut Dewa, pihaknya tidak mentolerir segala tindakan kekerasan untuk main hakim sendiri, dan meminta tindakan tegas dari aparat kepolisian.
"Pemkot sangat mengutuk segala bentuk kekerasan dan tidak akan mentolerir tindakan main hakim sendiri. Kami mendukung penuh langkah cepat dan tegas aparat kepolisian dalam mengamankan situasi, mengusut tuntas kejadian ini, serta menindak pelaku sesuai hukum yang berlaku tanpa pandang bulu," ujarnya.
Baca juga: Ketua DPRD Sumsel Minta Polisi Tindak Tegas Bentrokan Dua Ormas di Palembang, Sesalkan Jatuh Korban
Ditambahkan Dewa, bagi Pemkot Palembang, keselamatan warga dan ketertiban kota adalah prioritas utama. Sehingga diperlukan peran semua pihak untuk bersama-sama menjaganya.
"Kami juga mengimbau seluruh organisasi kemasyarakatan dan masyarakat umum untuk menahan diri, menjaga kondusivitas, serta menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur hukum dan dialog, bukan dengan kekerasan. Pemerintah Kota Palembang siap berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali," tandasnya.
Sementara pihak Dinas Perhubungan (Dishub) kota Palembang sendiri, yang dikonfirmasi baik kepala dinas atau kepala UPTD terkait, hingga saat ini belum memberikan komentarnya terkait polemik awal bentrokan tersebut karena diduga masalah lahan parkir.
Diduga Berebut Lahan Parkir
Diberitakan sebelumnya, berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi diduga karena rebutan lahan parkir.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan ketika dikonfirmasi mengatakan, aksi saling serang ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
"Setelah kita mendapati adanya laporan peristiwa itu, anggota piket reskrim, Polsek ,fungsi langsung melakukan olah TKP dan memeriksa saksi saksi di lokasi kejadian ," ungkapnya.
gi TKP (tempat kejadian perkara), diketahui peristiwa ini terjadi diduga lantaran ribut soal parkiran.
Namun kabar ini belum bisa dipastikan.
"Masih didalami dan kita langsung Penyelidikan mendalami terkait peristiwa ini," teganya.
Polisi Temukan Bukti Sajam
Terpisah, Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Rivan Wijaya mengatakan saat ini polisi berhasil mendapat barang bukti berupa dua senjata tajam jenis parang dan pelindung tangan dari besi yang ditemukan Satpam di dalam mal.
| 14 Motor Diangkut Saat Penertiban Parkir Liar di Luar PS Mall, Pasca Bentrok Berdarah Antar Ormas |
|
|---|
| Dampak Aksi Saling Serang Ormas di Depan PS Mall, Petugas Lakukan Penertiban Lahan Parkir Liar |
|
|---|
| Aksi Saling Serang di Depan PS Mall Palembang Libatkan Ormas, 1 Warga Biasa Jadi Korban Saat Lewat |
|
|---|
| Pekerjaan Billy, Korban Saling Serang Kelompok Bersajam di Palembang, Alami Banyak Luka Bacok |
|
|---|
| Korban Ungkap Kronologi Saling Serang Kelompok Bersajam di Palembang, Billy Ngaku Tiba-tiba Diserang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Ratu-Dewa-Geram-Bentrok-Antar-Ormas-Pecah-di-Palembang-Dukung-Polisi-Tindak-Tegas-Pelaku.jpg)