Saling Serang di Depan PS Mal Palembang

Ketua DPRD Sumsel Minta Polisi Tindak Tegas Bentrokan Dua Ormas di Palembang, Sesalkan Jatuh Korban

Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, meminta polisi menindak tegas pelaku dalam aksi bentrokan antar dua ormas di depan PS Mal Palembang

Tayang:
Tribunsumsel.com/ Arief Basuki Rohekan
BENTROKAN ORMAS -- Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie saat menemui para mahasiswa yang menyampaikan aspirasi di DPRD Sumsel, Senin (1/9/2025). Terbaru, Andie Dinialdie menindak tegas pelaku yang terkait pecahnya bentrok antar dua ormas hingga terjadi aksi pengeroyokan di depan PS MAL Jalan Angkatan 45 Palembang pada Selasa (6/1/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, meminta polisi menindak tegas pelaku dalam aksi bentrokan antar dua ormas di Palembang
  • Menurutnya, aksi bentrokan tersebut mencederai nilai-nilai kedamaian dan ketertiban, yang selama ini menjadi karakter masyarakat Palembang
  • Andie juga meminta Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang, segera mengambil langkah konkret membina dan mengevaluasi organisasi kemasyarakatan

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Andie Dinialdie, meminta polisi menindak tegas pelaku yang telibat dalam bentrokan antara dua organisasi masyarakat (Ormas) hingga berujung aksi pembacokan di depan PS Mal tepatnya di Jalan Angkatan 45 Palembang. 

Dengan tegas, Andie Dinialdie menyesalkan terjadinya bentrokan tersebut sebab mengakibatkan adanya korban luka. 

Menurutnya, peristiwa tersebut mencederai nilai-nilai kedamaian dan ketertiban, yang selama ini menjadi karakter masyarakat Palembang.

Politisi partai Golkar  itu menegaskan, bahwa masyarakat Palembang dikenal sebagai masyarakat yang damai, guyub, dan tertib, sehingga konflik horizontal yang melibatkan organisasi kemasyarakatan seharusnya tidak terjadi.

Ia menilai, bentrokan tersebut menjadi peringatan serius bagi semua pihak untuk kembali menjaga situasi keamanan dan ketenteraman masyarakat.

“Saya sangat menyesalkan kejadian ini, apalagi sampai menimbulkan korban luka-luka. Palembang adalah kota yang damai, masyarakatnya menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan ketertiban. Oleh karena itu, semua pihak harus menahan diri dan bersama-sama menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif,” kata Andie, Rabu (8/1/2026).

Baca juga: Breaking News: Ayah Korban Saling Serang Antar Kelompok Bersajam di Palembang Lapor Polisi

Andie juga meminta Pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemerintah Kota Palembang, untuk segera mengambil langkah konkret melalui Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan masyarakat (Kesbangpol Linmas) dalam melakukan pembinaan, penataan, dan evaluasi terhadap organisasi kemasyarakatan yang ada.

Menurutnya, ormas harus dikembalikan pada fungsi dan peran strategisnya, yakni sebagai mitra pemerintah dalam menjaga persatuan, memperkuat kohesi sosial, serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah, bukan sebaliknya menjadi sumber konflik di tengah masyarakat.

“Pembinaan dan penataan ormas sangat penting agar mereka kembali pada khitahnya, mengamalkan ideologi Pancasila, terutama nilai persatuan dan kesatuan. Ormas tidak boleh keluar dari koridor hukum dan norma sosial,” ujarnya.

Selain itu, Andie Dinialdie juga meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas, profesional, dan objektif dalam menangani kasus bentrokan tersebut.

Ia menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara adil tanpa pandang bulu guna memberikan efek jera dan mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.

“Aparat penegak hukum harus menangani persoalan ini dengan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku. Penegakan hukum yang konsisten sangat penting demi menjaga wibawa hukum dan rasa keadilan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Andie berharap, peristiwa ini dapat menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya organisasi kemasyarakatan, untuk melakukan introspeksi dan memperkuat komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan, persatuan, serta keharmonisan sosial di Sumatera Selatan, khususnya di Kota Palembang.

Diduga Berebut Lahan Parkir

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi diduga karena rebutan lahan parkir.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan ketika dikonfirmasi mengatakan, aksi saling serang ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved