Berita Palembang

Para Pedagang UMKM Senang, Jalan Kolonel Atmo Palembang Bakal Dijadikan Pedestrian Baru

Rencana Jalan Kolonel Atmo Palembang dijadikan kawasan pendestrian baru disambut baik oleh pelaku usaha yang ada disekitar kawasan tersebut.

Tayang:
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/Rachmad Kurniawan
PEDESTRIAN - Jalan Kolonel Atmo Palembang segera jadi pendestrian setiap malam akhir pekan 

Ringkasan Berita:
  • Pelaku usaha di sekitar Jalan Kolonel Atmo menyambut positif rencana kawasan tersebut dijadikan jalur pedestrian dan pusat kuliner baru.
  • Meski berharap kawasan lebih ramai dan ekonomi meningkat, pedagang mengaku belum mengetahui konsep serta dukungan fasilitas dari Pemkot.
  • Warga dan UMKM menunggu kejelasan aturan dan mekanisme berjualan sebelum rencana pedestrian benar-benar diterapkan.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Rencana Jalan Kolonel Atmo Palembang dijadikan kawasan pendestrian baru disambut baik oleh pelaku usaha yang ada disekitar kawasan tersebut.

Meski begitu, para pedagang yang ada belum mengetahui secara pasti konsep Pedestrian itu, apakah akan ada support full dari Pemkot atau dari para pedagang atau pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) sendiri.

Di kawasan Jalan Kolonel Atmo sendiri merupakan arus kendaraan 'one way', menghubungkan sejumlah jalan menuju pusat kota Palembang, seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Letkol Iskandar, Jalan KS Tubun, hingga Jalan Beringin Effendi menuju titik nol pusat kota Palembang hingga akses ke Jembatan 'icon Palembang' Ampera.

Di kawasan Jalan Kolonel Atmo sendiri, sela ini berdiri sejumlah bangunan, mulai dari hotel, agen travel, toko aksesori, toko buku Gramedia, kantor perbankan, sekolah hingga pusat elektronik.

Sedangkan pada malam hari, aktivitas dikawasan ini tidak seramai pada pagi hingga sore hari, dan banyak toko- toko yang ada banyak tutup, dan tempat tongkrongan ataupun kuliner masih minim.

Seperti yang diungkapkan Toyib (54), salah satu pedagang di sekitaran Jalan Kolonel Atmo yang sudah berjualan puluhan tahun.

Menurut Toyib, dirinya dan pelaku UMKM yang ada pastinya menyambut baik rencana pemerintah Palembang untuk menata kawasan tempatnya berjualan, menjadi pusat kuliner atau Pedestrian baru di Palembang.

"Memang kalau malam tidak seramai aktivitas di siang hari. Jikapun ada aktivitas, cuma tempat jualan makanan dan bisa dihitung  dengan jari," kata Toyib saat diwawancarai Tribunsumsel.com di kedai kopinya, Selasa (6/1/2026).

Baca juga: Herman Deru Setuju Jalan Kolonel Atmo Palembang Bakal Jadi Kawasan Pedestrian

Baca juga: Walikota Palembang Ratu Dewa Bakal Hadirkan Jalur Pedestrian Baru di Jalan Kolonel Atmo

Diterangkan Toyib, ia mengetahui wacana kawasan Jalan Kolonel Atmo akan dijadikan Pedestrian, diharapkan kawasan itu menjadi ramai dengan geliat ekonomi yang berdampak ke masyarakat sekitar.

"Pastinya kita senang wacana itu, tapi konsepnya kita belum tahu, apakah dana dari pemda (Pemkot)  atau pedagang sendiri. Ini juga informasinya malam minggu ini dimulai tapi kita belum ada pemberitahuan," paparnya.

Dilanjutkan Toyib, kalau pemkot menyiapkan fasilitas, mungkin saja itu fasilitas yang ada di jalan Jenderal Sudirman atau Kambang Iwak sebelumnya yang dipindahkan saja.

"Jadi tidak masalah jadi kawasan Pedestrian, karena akan lebih ramai, dan jika ada modal kita buka cabang lagi," bebernya.

Hal senada diungkapkan Rika, warga sekitar yang berencana akan membuka usaha kedepannya jika hal itu terwujud.

"Kita masih menunggu Pemkot nanti, apakah kita harus terdata atau langsung bisa jualan," singkatnya.

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved