Berita Palembang
Polda Sumsel Terima 11.885 Laporan Kriminalitas Sepanjang 2025, Turun Dibanding 2024
Jumlah tersebut dihimpun dari penerimaan laporan dan penyelesaian kasus tiap Polrestabes/Polres jajaran.
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Polda Sumsel mencatat tindak pidana umum sepanjang 2025 menurun, dengan 11.885 laporan atau turun 17,36 persen dibandingkan 2024.
- Sebaliknya, tindak pidana khusus dan narkotika mengalami kenaikan, termasuk kasus menonjol pengangkutan 35 ton batu bara ilegal dan pengungkapan belasan kilogram sabu.
- Polda Sumsel menegaskan terus meningkatkan langkah preventif dan penegakan hukum untuk menekan kriminalitas dan menjaga kamtibmas.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Polda Sumsel mencatat adanya kenaikan dan penurunan tindak pidana kriminal baik dari kriminal umum (Krimum), kriminal khusus (krimsus), dan Narkoba sepanjang tahun 2025.
Jumlah tersebut dihimpun dari penerimaan laporan dan penyelesaian kasus tiap Polrestabes/Polres jajaran.
Dalam paparannya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi mengatakan, pada kasus tindak pidana umum mengalami penurunan baik dari sisi perkara yang diterima dan penyelesaian perkara.
Di tahun 2025 Polda Sumsel menerima 11.885 laporan, turun sebesar 17,36 persen dibandingkan tahun 2024 lalu yang menerima 14.382 laporan tindak pidana umum.
"Dari angka tersebut jumlah kasus yang diselesaikan ada 7.110 perkara, mengalami penurunan 16,52 persen dibandingkan penyelesaian perkara tahun lalu," ujar Andi Rian saat menyampaikan rilis akhir tahun, Rabu (31/12/2025).
Baca juga: Sepanjang 2025 Ada 1.645 Tindak Kejahatan Terjadi di Muba, Naik 50 Persen Dibanding 2024
Baca juga: 1.178 Pelaku Kriminal Diamankan Polda Sumsel Selama Selama Operasi Sikat II Musi 2025
Untuk di bidang Tindak pidana kriminal khusus, mengalami kenaikan jumlah perkara yang dilaporkan dari 369 perkara di tahun lalu, menjadi 609 di tahun 2025 atau naik menjadi 69,64 persen.
Sedangkan penyelesaiannya justru mengalami penurunan yakni 205 perkara di tahun 2025, turun 21,15 persen dibandingkan tahun lalu yang menuntaskan 260 perkara.
"Salah satu yang menonjol adalah ungkap kasus pengangkutan 35 ton batubara tanpa dokumen yang sah dari Kabupaten Muara Enim hendak dibawa ke Cilegon ," katanya.
Bidang Tindak pidana narkotika juga mencatat kenaikan 15,17 persen dibandingkan tahun lalu. Dimana ada 1913 perkara narkoba yang dilaporkan, namun hanya 1593 perkara diselesaikan.
Adapun yang menonjol di bidang narkoba adalah kasus 11 kilo sabu yang diungkap Ditresnarkoba Polda Sumsel dan 3,72 kilo ungkap kasus Satresnarkoba Polres Musi Banyuasin.
Ia menegaskan pihaknya terus meningkatkan langkah preventif dan penegakan hukum guna menekan angka kriminalitas, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| Pesan Menhaj ke Jemaah Haji Embarkasi Palembang: Saling Jaga dan Tolong Menolong Sesama |
|
|---|
| 2 Pria Diamankan di 2 Lokasi Berbeda di Palembang, Karena Jadi Pengedar Sabu |
|
|---|
| 12 Tuntutan Mahasiswa Saat Menggelar Aksi di DPRD Sumsel, Soroti Dunia Pendidikan |
|
|---|
| Sering Rusak, Jam Besar di Jembatan Ampera Palembang Bakal Diturunkan |
|
|---|
| Atasi Banjir di Kota Palembang, Pemprov Sumsel Bentuk Satgas Terpadu dan Siapkan Langkah Eksekusi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Polda-Sumsel-Terima-11885-Laporan-Kriminalitas-Sepanjang-2025-Turun-Dibanding-2024.jpg)