Berita Palembang
12 Tuntutan Mahasiswa Saat Menggelar Aksi di DPRD Sumsel, Soroti Dunia Pendidikan
Massa aksi kemudian diterima oleh anggota Komisi V DPRD Sumsel yang membidangi kesejahteraan rakyat (kesra).
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Ratusan mahasiswa di Sumsel demo ke DPRD, menyoroti kesejahteraan guru dan minimnya perhatian pada pendidikan.
- Mereka juga mengkritik program MBG yang dinilai tidak merata dan diduga disalahgunakan.
- DPRD Sumsel melalui Komisi V berjanji menampung dan memperjuangkan aspirasi mahasiswa.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ratusan mahasiswa dari berbagai elemen di Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar aksi demonstrasi di DPRD Sumsel, Senin (4/5/2026).
Dalam aksinya, mahasiswa menyoroti persoalan dunia pendidikan yang dinilai mulai diabaikan oleh pemerintah, terutama terkait kesejahteraan guru dan pemerataan program pendidikan.
Meski diguyur hujan gerimis, aksi tetap berlangsung dengan semangat.
Massa aksi kemudian diterima oleh anggota Komisi V DPRD Sumsel yang membidangi kesejahteraan rakyat (kesra).
Mahasiswa menilai pemerintah kurang peduli terhadap sektor pendidikan, terbukti dari masih banyaknya keluhan guru terkait kesejahteraan.
Selain itu, mahasiswa juga menyoroti program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang dinilai belum merata, khususnya di daerah terpencil.
“MBG jadi ladang pemimpin bangsa mencari kekayaan saat ini,” teriak massa aksi.
Perwakilan mahasiswa, Marvel, menyampaikan bahwa pendidikan seharusnya menjadi prioritas utama, namun saat ini belum mendapat perhatian serius.
“Kami berdiri di sini menggaungkan perubahan nyata. DPRD seharusnya turun ke lapangan, bukan hanya berada di gedung. Lihat langsung kondisi yang kami rasakan,” ujarnya.
Aksi sempat memanas karena mahasiswa hanya diterima oleh Komisi V, bukan Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie. Namun situasi akhirnya kondusif setelah dilakukan dialog langsung antara mahasiswa dan anggota dewan.
Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Alwis Gani, didampingi Wakil Ketua David Hardianto Aljufri serta anggota lainnya, menyatakan siap menampung dan memperjuangkan aspirasi mahasiswa.
“Kami telah mendengar aspirasi yang disampaikan. Jika ada tuntutan tertulis, silakan diserahkan dan akan kami perjuangkan sesuai kewenangan di tingkat kabupaten/kota, provinsi, maupun pusat,” ujarnya.
Baca juga: Tak Ada Demo ke Jalan, Hari Buruh di OKI Diperingati Doa Bersama Sambut Pembentukan Dewan Pengubah
Berikut tuntutan Mahasiswa:
1.Segera sahkan RUU perampasan aset
| Sering Rusak, Jam Besar di Jembatan Ampera Palembang Bakal Diturunkan |
|
|---|
| Atasi Banjir di Kota Palembang, Pemprov Sumsel Bentuk Satgas Terpadu dan Siapkan Langkah Eksekusi |
|
|---|
| Modal Rp40 Ribu Naik Travel, Residivis Asal Ogan Ilir Curi Motor di Palembang, Aksinya Kepergok |
|
|---|
| 'Berkat Rezeki' Senangnya Pemilik, Usai Mobil Miliknya yang Hilang di Palembang Ditemukan di PALI |
|
|---|
| Simpan Pistol dan 18 Amunisi di Kontrakan, Pria 51 Tahun di Muba Ditangkap Jatanras Polda Sumsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/12-Tuntutan-Mahasiswa-Saat-Menggelar-Aksi-di-DPRD-Sumsel-Soroti-Dunia-Pendidikan.jpg)