Berita Palembang
Sering Rusak, Jam Besar di Jembatan Ampera Palembang Bakal Diturunkan
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyampaikan bahwa jam besar di atas Jembatan Ampera akan diturunkan sementara.
Penulis: Hartati | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyampaikan bahwa jam besar di atas Jembatan Ampera akan diturunkan sementara.
Keputusan tersebut merupakan hasil rapat bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Balai Besar Jalan Nasional usai rapat membahas masalah banjir di Palembang di ruang Bina Praja, Senin (4/5/2026).
Penurunan sementara dilakukan karena jam di atas Jembatan Ampera kerap tidak menunjukkan waktu yang tepat atau tidak sinkron dengan waktu real time, baik di kawasan Seberang Ilir maupun Seberang Ulu.
Ratu Dewa menjelaskan Pemerintah Kota Palembang tidak memiliki kewenangan untuk memperbaiki jam tersebut, karena pengelolaan dan perbaikannya berada di bawah kewenangan Balai Besar Jalan Nasional.
"Sudah disepakati diturunkan sementara jamnya sebab sering salah waktunya," kata Ratu Dewa usai rapat.
Baca juga: Sukses Minim Macet, Ribuan Warga Padati Jembatan Ampera Saat Uji Coba Kedua Car Free Day Palembang
Baca juga: Jembatan Ampera Ditutup untuk CFD, Begini Kondisi Arus Kendaraan di Jalur Alternatif Musi 4 & Musi 6
Ratu Dewa menyebut jam yang rusak atau tidak realtime tersebut kerap dikeluhkan masyarakat dan cukup menganggu karena dibiarkan lama.
Akan diperbaiki juga tidak bisa sebab bukan kewenangan Pemkot Palembang dan sudah berulang kali dilaporkan juga belum ada tindak lanjutnya
Netizen juga kerap mengeluhkan jam rusak itu karena selain merusak keindahan pemandangan saat berswafoto, juga membuat pengguna jalan bingung karena tidak realtime.
Selain itu juga, disepakati bersama akan dibuat satgas penangganan banjir karena di Palembang ada sejumlah ruas jalan nasional yang menjadi titik utama banjir yakni di Simpang Polda, depan Pool Damri, depan RS Khodijah, depan RS Pengadilan Agama RSMH, punti Kayu dan titik jalan nasional lainnya
Ratu Dewa bersyukur rapat penanganan banjir kali ini ada titik temu sebab selama ini kerap menui jalan buntu karena banyak birokrasi dan koordinasi yang harus dilalui.
"Alhamdulillah rapat ini ada tindak lanjutnya, akan dibuat satgas bersama terdiri dari semua lintas kewenangan sehingga kalau mau izin menghidupkan pompa Sekip bendung tidak lama dan berbelit-belit lagi, begitu juga titik genangan banjir lainnya, khususnya di jalan nasional," kata Ratu Dewa.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| Modal Rp40 Ribu Naik Travel, Residivis Asal Ogan Ilir Curi Motor di Palembang, Aksinya Kepergok |
|
|---|
| 'Berkat Rezeki' Senangnya Pemilik, Usai Mobil Miliknya yang Hilang di Palembang Ditemukan di PALI |
|
|---|
| Simpan Pistol dan 18 Amunisi di Kontrakan, Pria 51 Tahun di Muba Ditangkap Jatanras Polda Sumsel |
|
|---|
| Dituding Bos Pura-Pura Sakit di Grup WA, Karyawan di Palembang Laporkan Polisi dan Putuskan Resign |
|
|---|
| Sempat Hilang di Palembang, Mobil Kijang Kapsul Milik Iskandar Ditemukan Polisi di PALI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Sering-Rusak-Jam-Besar-di-Jembatan-Ampera-Palembang-Bakal-Diturunkan.jpg)