Listrik Padam di Sumatra

Harta Kekayaan Dirut PLN Darmawan Prasodjo, Minta Maaf usai Blackout di Sumatra

Kekayaan Dirut PLN Darmawan Prasodjo menembus Rp110.072.697.106, disorot imbas insiden pemadaman listrik total massal yang melanda wilayah Sumatra

Tayang:
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
humas UID WS2JB
HARTA KEKAYAAN- Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo saat dinobatkan sebagai CEO of The Year dalam dua tahun berturut-turut. Kekayaan Dirut PLN Darmawan Prasodjo menembus Rp110.072.697.106, disorot imbas insiden pemadaman listrik total massal yang melanda wilayah Sumatra 

Untuk nominal tantiem adalah Rp229,377 miliar dibagi 12 direksi, maka dengan asumsi yang sama, setiap 1 orang direksi PLN berhak atas bonus tantiem sebesar Rp19,11 mliar.

Perjalanan karier

Darmawan Prasodjo adalah Direktur Utama PT PLN (Persero) yang dikenal sebagai ekonom energi dengan latar belakang akademik kuat di bidang ilmu komputer, ekonomi terapan, dan sumber daya alam.

Ia lahir di Magelang, Jawa Tengah, pada 19 Oktober 1970.

Darmawan dikenal publik sebagai pejabat BUMN yang memiliki fokus pada isu energi, kelistrikan, perubahan iklim, dan transisi menuju energi bersih.

Sebelum memimpin PLN, namanya sudah lama muncul di lingkaran kebijakan publik dan kajian ekonomi energi.

Adapun latar belakang pendidikannya, ia menempuh pendidikan tinggi di Texas A&M University, Amerika Serikat.

Darmawan Prasodjo meraih gelar Bachelor of Computer Science pada 1994, kemudian melanjutkan studi hingga memperoleh gelar master dan doktor, termasuk bidang ekonomi terapan dan ekonomi sumber daya alam melalui kolaborasi Texas A&M University dengan Duke University.

Latar pendidikan ini menjadi dasar kuat bagi kiprahnya di bidang energi dan kebijakan pembangunan.

Selepas menyelesaikan studi, Darmawan menghabiskan lebih dari 15 tahun di Amerika Serikat sebagai konsultan dan peneliti di Texas A&M University serta Duke University.

Setelah kembali ke Indonesia pada 2012, ia mulai aktif di berbagai peran strategis, antara lain sebagai Direktur Indonesia Center for Green Economy, Kepala Jurusan Program Studi Green Economy di Surya University, serta Co-chair Post 2015 Millennium Development Goals.

Kariernya kemudian berlanjut ke level kebijakan nasional.

Ia pernah menjabat Presiden Komisaris Ametis Energi Nusantara, lalu menjadi Deputi I Bidang Pengendalian, Pembangunan, Monitoring, dan Evaluasi Program Prioritas di Kantor Staf Presiden pada periode 2015–2019.

Setelah itu, ia juga dipercaya menjadi Komisaris PT PLN (Persero) pada 2018–2019.

Jabatan di PLN Nama Darmawan semakin menonjol di PLN ketika ia ditetapkan sebagai Wakil Direktur Utama sebelum akhirnya diangkat menjadi Direktur Utama PT PLN (Persero) pada Desember 2021.

Pengangkatannya saat itu disebut sebagai langkah untuk memperkuat transformasi PLN, terutama dalam isu percepatan transisi energi dan pengembangan energi baru terbarukan.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved