Listrik Padam di Sumatra

Pasca Blackout, Sekayu Kembali Dapat Pemadaman Bergilir, Ini Penjelasan PLN

Sehari setelah terjadi blackout di seluruh wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), pemadaman listrik bergilir kembali terjadi pada Sabtu

Tayang:
Tribun Sumsel/Google Play
ILUSTRASI LISTRIK PADAM - Sehari setelah terjadi blackout di seluruh wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), pemadaman listrik bergilir kembali terjadi pada Sabtu (23/5/2026) malam. 
Ringkasan Berita:
  • Hanya berselang sehari setelah insiden mati lampu total (blackout) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), wilayah Sekayu dan sekitarnya kembali dihantam pemadaman listrik bergilir pada Sabtu (23/5/2026) malam.
  • Pihak PLN ULP Sekayu terpaksa mengambil kebijakan pengurangan beban lantaran sebagian infrastruktur pembangkit listrik belum sepenuhnya masuk ke dalam sistem interkoneksi sehingga memicu defisit pasokan.

TRIBUNSUMSEL.COM - Sehari setelah terjadi blackout di seluruh wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), pemadaman listrik bergilir kembali terjadi pada Sabtu (23/5/2026) malam.

Pemadaman bergilir dilakukan karena sebagian pembangkit listrik masih belum masuk ke dalam sistem sehingga pasokan listrik masih mengalami defisit.

Pemadaman listrik di wilayah Sekayu dan sekitarnya terjadi mulai pukul 18.35 WIB.

Manager PLN ULP Sekayu, Agus Ibnu Tsani, mengatakan langkah pengurangan beban terpaksa dilakukan agar sistem kelistrikan tetap stabil.

“Sebagian pembangkit belum masuk sistem, jadi masih defisit. Dilakukan pengurangan beban dan pemadaman bergilir,” ujar Agus, Sabtu (23/5/2026).

PLN menginformasikan pemadaman bergilir terjadi di sejumlah wilayah, di antaranya Jalan Ahmad Dahlan, Berang JM, Kecamatan Plakat Tinggi, dan wilayah Kota Sekayu sekitarnya.

“Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Update selanjutnya akan kami sampaikan jika ada perubahan,” ungkapnya.

Agus menyebut pemadaman bergilir diperkirakan berlangsung sekitar dua jam.

“Sekitar dua jam, insya Allah,” jelasnya.

Sejumlah warga mengeluhkan pemadaman listrik yang kembali terjadi setelah blackout sehari sebelumnya. Edwin Taruna, warga Sekayu, mengaku kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu.

“Rasanya seperti kembali ke zaman dulu, serba gelap dan aktivitas jadi terbatas karena listrik kembali padam,” ujarnya.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved