Listrik Padam di Sumatra
102 Kecamatan di Sumbar Masih Padam, Ini Daftar Wilayah di Sumatra yang Masih Blackout
Sejumlah wilayah di Pulau Sumatra masih mengalami pemadaman massal atau blackout hingga Sabtu (23/5/2026).
Ringkasan Berita:
- Gangguan cuaca ekstrem pada ruas transmisi utama interkoneksi 275 kV memicu efek domino mati lampu massal (blackout) yang melumpuhkan sebagian besar wilayah Pulau Sumatra sejak Jumat (22/5/2026) malam.
- Hingga Sabtu malam, krisis energi dilaporkan masih berlanjut di Sumatra Utara, Jambi, serta berdampak langsung pada pemadaman total di 102 kecamatan yang tersebar di 13 kabupaten/kota Provinsi Sumatra Barat.
TRIBUNSUMSEL.COM - Sejumlah wilayah di Pulau Sumatra masih mengalami pemadaman listrik massal atau blackout setelah gangguan pertama kali terjadi pada Jumat (22/5/2026) malam.
Hingga Sabtu (23/5/2026), sejumlah daerah di Sumatra Utara, Jambi, hingga Sumatra Barat dilaporkan masih mengalami gangguan pasokan listrik.
Di Kota Medan, beberapa kawasan yang terdampak di antaranya Medan Teladan, Medan Baru, Tembung Pasar 3 hingga Pasar 7, Medan Marelan, Medan Deli, Jalan Sei Padang, dan Medan Halat.
Tak hanya di Kota Medan, pemadaman juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.
Gangguan listrik tersebut tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada jaringan telekomunikasi dan pasokan air bersih.
Salah satu warga Medan Halat, Lili, mengaku mulai kesulitan mendapatkan air bersih karena rumahnya menggunakan pompa air listrik.
Baca juga: Listrik Kembali Padam di Sejumlah Wilayah Palembang, Penyebabnya Masih Belum Diketahui
“Iya sudah mulai kehabisan air. Karena hampir setiap rumah disini pakai sanyo,” ujarnya.
Sementara, PT PLN Tbk (Persero) menyebut hingga Sabtu pagi, total ada 540 penyulang yang telah berhasil dipulihkan.
PLN pun terus melakukan upaya percepatan untuk penormalan pasokan listrik di wilayah terdampak di Sumatra Utara.
“PT PLN (Persero) memohon maaf atas gangguan kelistrikan yang terjadi di sebagian wilayah Sumatera pada hari Jumat (22/5) pukul 18.44 WIB. Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan dan berkomitmen untuk segera memulihkan pasokan listrik secara bertahap dan andal,” ujar Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumatra Utara, Darma Saputra.
Selanjutnya, pemadaman juga masih terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi seperti di Desa Sungai Duren dan Desa Mendalo di Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, dikutip dari Tribun Jambi.
102 Kecamatan di Sumbar Masih Padam
Lalu, pemadaman juga masih terjadi di sejumlah wilayah di Sumatra Barat (Sumbar). Berdasarkan data per Sabtu pukul 11.00 WIB, ada 13 kabupaten/kota yang masih padam.
"Total ada sejumlah daerah di 13 kabupaten dan kota yang belum menyala di Sumbar," kata General Manager (GM) PLN Unit Induk Industri (UIN) Sumbar, Arjun Karim, dikutip dari Tribun Padang.
Sementara, total kecamatan yang terdampak sejumlah 102 kecamatan. Berikut daftarnya:
| Terdengar Dentuman Keras Sebelum "Blackout" Sumatra, Bareskrim Polri Sebut Cuaca Buruk jadi Penyebab |
|
|---|
| Bukan Sabotase, Bareskrim Polri Ungkap Hasil Investigasi Penyebab "Blackout" di Sumatra |
|
|---|
| Harta Kekayaan Dirut PLN Darmawan Prasodjo, Minta Maaf usai Blackout di Sumatra |
|
|---|
| Pasca Blackout di Musi Banyuasin, Perumda Tirta Randik Pastikan Suplai Air Bersih Aman |
|
|---|
| Pasca Blackout, Sekayu Kembali Dapat Pemadaman Bergilir, Ini Penjelasan PLN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/pemadaman-listrik-palembang-4-Febuari-2026.jpg)