Sekeluarga Tewas Kebakaran di Jakbar

Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran Rumah di Jakbar Diduga karena Percikan Api Tiang Listrik

Satu keluarga meninggal dunia dalam kebakaran rumah dua lantai di Jalan Rambutan Timur 6 RT 05 RW 04, Kelurahan Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan

Tayang:
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Dokumen/Sudin Gulkarmat Jakarta Barat
KEBAKARAN- Satu keluarga meninggal dunia dalam kebakaran rumah dua lantai di Jalan Rambutan Timur 6 RT 05 RW 04, Kelurahan Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol Petamburan 

Ringkasan Berita:
  • Perwira Piket Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Abdul Syukur, mengungkapkan bahwa kebakaran pertama kali dilaporkan pada pukul 02.12 WIB.
  • Kelima korban merupakan satu keluarga, yakni kakek Tjoa Gek Hoa (65), beserta anaknya, Ricca Shiek (42), Angga Rulian (42), serta dua cucunya, Arianna (10) dan Phillip (7).
  • Percikan api dari tiang listrik tersebut dengan cepat merembet dan menyambar bangunan rumah berlantai dua milik korban.

TRIBUNSUMSEL.COM - Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah dua lantai di Jalan Rambutan Timur 6 RT 05 RW 04, Kelurahan Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (17/04/2026) dini hari.

Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan lima orang dalam satu keluarga meninggal dunia.

Perwira Piket Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Abdul Syukur, mengungkapkan bahwa kebakaran pertama kali dilaporkan pada pukul 02.12 WIB.

Baca juga: Meski Diguyur Hujan Terus Tapi Kebakaran Lahan Masih Terjadi di Ogan Ilir, Disebut Akibat Ulah Warga

Para korban tidak bisa menyelamatkan diri akibat kepulan asap yang memenuhi rumah, serta tertutupnya akses pintu keluar oleh gembok dan teralis.

"Yang terbakar rumah tinggal. Korbannya lima orang, satu keluarga. Mereka terjebak asap," kata Syukur saat dikonfirmasi melalui telepon, Jumat, dilansir dari Tribunjakarta.com

Operasi pemadaman dimulai pada pukul 02.23 WIB. Api berhasil dilokalisasi sekitar pukul 02.47 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan pada pukul 02.52 WIB.

Dikatakan Syukur, pihaknya kesulitan memadamkan api karena kondisi rumah korban yang digembok dari dalam dan dipasangi teralis besi.

"Kesulitannya karena rumah itu digembok. Kita jebol paksa akhirnya untuk masuk ke rumah tersebut," ujarnya.

Kelima korban tersebut diketahui merupakan satu keluarga, yakni kakek Tjoa Gek Hoa (65), beserta anaknya, Ricca Shiek (42), Angga Rulian (42), serta dua cucunya, Arianna (10) dan Phillip (7).

Berawal dari Percikan Api Tiang Listrik

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, menyebut dugaan penyebab kebakaran didapat berdasarkan laporan warga sekitar yang mendengar suara letupan sebelum kobaran api membesar.

"Saksi mendengar adanya percikan, seperti ledakan. Dan ketika keluar dari rumah, dia melihat kabel listriknya meledak, lalu segera menghubungi Damkar dan Polsek," jelas Alexander saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Jumat.

Percikan api dari tiang listrik tersebut dengan cepat merembet dan menyambar bangunan rumah berlantai dua milik korban.

"Iya, sudah merembet ke rumah. Dan informasi yang kami dapat dari petugas, di dalam itu ada sepeda listrik yang sedang di-charge," ungkap Alexander.

Baca juga: Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran di Desa Gedung Wani OKU Selatan Hanguskan Tiga Rumah Warga

Sementara itu, istri saksi bergegas mendatangi kantor Sudin Gulkarmat Jakarta Barat untuk melaporkan kejadian tersebut agar segera ditindaklanjuti petugas.

Untuk memastikan apakah sepeda listrik yang sedang diisi daya tersebut turut menjadi pemicu membesarnya kebakaran, polisi masih terus menyelidiki dan melakukan olah TKP.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved