Mahasiswa UIN Suska Bacok Mahasiswi

Selamatkan Diri Lewat Jendela, Takutnya Farradhilla Mahasiswi UIN Suska Dikejar Raihan Pegang Kapak

pelaku membawa 2 senjata tajam (Sajam) sekaligus yakni jenis kapak dan parang.

Editor: Weni Wahyuny
Kompas.com/Dok. Polsek Bina Widya
KORBAN PEMBACOKAN- Kapolsek Bina Widya, Kompol Nusirwan melihat kondisi korban di RS Bhayangkara usai dibacok mahasiswa di kampus UIN Suska Riau di, Pekanbaru, Kamis (26/2/2026). Akibat pembacokan, Farra Mahasiswi UIN Suska Riau luka serius di bagian kening dan tangan dengan darah mengalir deras, kini dirawat di RS Bhayangkara 

Ringkasan Berita:
  • Farradhilla Ayu Pramesti (23) sempat berlari lewat jendela saat dibacok oleh rekannya sesama mahasiswa.
  • Raihan tega membacok Farradhilla karena dugaan cintanya ditolak.
  • Kini Farradhilla dirawat intensif.

TRIBUNSUMSEL.COM, PEKANBARU - Farradhilla Ayu Pramesti (23), mahasiswi Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Suska, Riau, berlari ketakutan usai diserang oleh Raihan Mufazzar (21), rekannya sesama mahasiswa.

Farradhilla bahkan sampai keluar lewat jendela karena dikejar oleh pelaku.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, korban berada di sebuah ruangan lantai dua bangunan kampus.

Korban sedang menunggu jadwal ujian munaqosah, atau ujian skripsi akhir.

Tiba-tiba pelaku yang merupakan teman satu jurusan dan angkatan korban, datang ke ruangan.

Selanjutnya pelaku langsung menyerang korban dengan kapak.

"Korban saat itu sempat melarikan diri kalau dari keterangan yang kami dapat di TKP, korban sempat melarikan diri melalui jendela," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah, Kamis (26/2/2026).

Baca juga: Beredar Pesan WA Kuak Awal Mula Raihan Kenal Mahasiswi UIN Suska Riau Hingga jadi Pemicu Bacok 

Pasca melakukan aksinya, pelaku ditangkap.

Ia resmi ditetapkan tersangka dan sudah ditahan.

"Tersangka sudah kami tahan di Polsek Binawidya," kata Kasat Reskrim.

Mantan Kasat Reskrim Polres Inhil ini mengungkap, saat kejadian, korban sedang sendirian berada ruangan itu.

Pelaku lantas datang membawa sebilah kapak dan menganiaya korban.

Anggi berkata, pelaku diduga sudah merencanakan aksi sadisnya tersebut.

Pasalnya disebutkan Anggi, pelaku membawa 2 senjata tajam (Sajam) sekaligus yakni jenis kapak dan parang.

Namun yang digunakan pelaku, adalah kapak.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved