Banjir Sumatera

Dipecat Gerindra & Terancam Sanksi Jadi Nasib Bupati Aceh Selatan Imbas Umroh Saat Bencana

Bupati Aceh Selatan Mirwan MS tengah menjadi sorotan lantaran pergi menunaikan umrah tanpa izin saat terjadi bencana di daerahnya.

Tayang:
Instagram/Tangkapan layar Ig @h.mirwan_ms_official
BUPATI ACEH SELATAN - Bupati Aceh Selatan Mirwan MS akhirnya muncul sampaikan permintaan maafnya usai berangkat umrah tanpa izin ditengah kondisi wilayahnya dilanda banjir dan longsor. 

"Dari informasi awal ada pelanggaran administrasi terhadap regulasi pemerintahan daerah,” tuturnya.

Kemendagri memastikan pihaknya tidak akan terburu-buru memutuskan.

"Tidak mungkin memberikan pertimbangan dengan justifikasi lemah karena pemeriksaan belum tuntas. Jadi harus selesai dulu,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto berujar, saat ini Inspektorat Jenderal Kemendagri tengah memeriksa Mirwan MS.

Pemeriksaan, dikatakan Bima, tak hanya dilakukan kepada Mirwan, tetapi juga aparatur pemerintahan daerah terkait pembiayaan umrah tersebut.

Namun, ia belum dapat memastikan pemeriksaan akan berjalan cepat atau tidak.

"Yang hari ini kan diperiksa Bupati Aceh Selatan begitu ya kalau informasinya betul, tadi kami dapat informasi sudah dalam pemeriksaan," katanya kepada wartawan, Senin.

Ia menyebut, pemeriksaan akan berfokus pada benarkah Mirwan melaksanakan ibadah umrah hingga soal pembiayaan.

"Jadi pemeriksaan juga pasti tidak hanya kepada Bupati Aceh Selatan, tapi aparatur dan semua yang terkait keberangkatan akan dilakukan pemeriksaan. Mungkin memerlukan beberapa hari waktu, beberapa hari ke depan," terangnya.

Dipecat Gerindra

Partai Gerindra memecat Mirwan MS dari jabatannya sebagai Ketua DPC Aceh Selatan karena pergi umrah saat terjadi bencana di daerahnya.

"Oleh karena itu DPP Gerindra memutuskan untuk memberhentikan yang bersangkutan sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan," kata Sekjen DPP Gerindra Sugiono, Jumat (5/12/2025).

Sugiono mengatakan telah menerima laporan mengenai Mirwan. Ia menyayangkan sikap kepemimpinan kader partainya tersebut.

"Tadi saya dilaporkan mengenai bupati Aceh Selatan yang juga merupakan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Aceh Selatan. Sangat disayangkan sikap dan kepemimpinan yang bersangkutan," tuturnya.

Perjalanan Mirwan tersebut dianggap tidak sensitif terhadap kondisi darurat yang dialami warganya.

Pada awal Desember 2025, Kabupaten Aceh Selatan dilanda banjir besar yang merendam belasan kecamatan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved