Kecelakaan Kereta di Bekasi
Komut KAI Soroti Taksi Green SM Soal Kecelakaan KRL: Sensor Rusak Akibat Taksi Menyeberang
Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia, Said Aqil Siradj, menyoroti dugaan keterlibatan taksi listrik Green SM dalam rangkaian kecelakaan maut
Ringkasan Berita:
- Komisaris Utama PT KAI Said Aqil Siradj menegaskan bahwa kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur dipicu oleh taksi listrik Green SM yang mogok di rel, sehingga menyebabkan gangguan sistem sensor pada rangkaian kereta.
- Pihak kepolisian melalui Korlantas Polri menduga kuat adanya permasalahan elektrik atau korsleting pada armada taksi asal Vietnam tersebut saat melintasi rel di perlintasan Ampera.
TRIBUNSUMSEL.COM - Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia, Said Aqil Siradj, menyoroti dugaan keterlibatan taksi listrik Green SM dalam rangkaian kecelakaan maut antara KRL Commuter Line dan KA jarak jauh di Bekasi Timur.
Menurut Said, insiden bermula dari sebuah taksi listrik yang mengalami gangguan saat melintasi perlintasan rel.
Kendaraan tersebut diduga menghambat jalur hingga memicu gangguan perjalanan kereta.
Setelah berhasil dievakuasi, kemudian terjadi tabrakan kedua melibatkan KRL tujuan Jakarta-Cikarang yang sedang berhenti di Bekasi Timur dan pada saat yang bersamaan KA Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya menabrak rangkaian KRL tersebut.
Baca juga: Update Terbaru, Daftar 15 Identitas Korban Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Menurut Said, sebenarnya sudah ada tanda-tanda alarm, hanya saja kereta api tidak mungkin melakukan pengereman pada saat itu.
Oleh karena itu, Said menyalahkan taksi listrik yang menyebrang tersebut karena membuat sensor rusak.
"Nggak mungkin kereta ngerem, yang salah taksi menyebrang. Karena ada taksi itu, kemudian KRL berhenti, maka sensor pun rusak, eror. Secara teknisnya saya nggak ngerti ya, tapi itulah kita-kira," ungkapnya, saat mengunjungi korban di RSUD Bekasi, dikutip dari YouTube Kompas TV, Rabu (29/4/2026).
Terkait penyebab pasti kecelakaan kereta ini, Said mengatakan bakal ada pengusutan lebih lanjut, apakah benar karena taksi itu atau ada faktor lain juga.
"Sopirnya selamat, belum sampai ketabrak kan, paling kesenggol dikit aja (taksinya). Nanti lah (ada pengusutan)," ucapnya.
Adapun, polisi telah mengamankan sopir taksi Green SM yang diduga menjadi penyebab tabrakan kereta tersebut, guna dimintai keterangan lanjut di Polres Metro Bekasi Kota.
Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korlantas Polri, Kompol Sandhi Wiedyanoe mengatakan menduga, taksi berwarna hijau tersebut mengalami gangguan kelistrikan saat melintasi rel kereta, sehingga mesin kendaraan mati di tengah pelintasan.
Hingga pada akhirnya membuat perjalanan kereta lainnya terganggu sampai akhirnya KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur.
"Kecelakaan ini diakibatkan dari korsleting atau permasalahan elektrik dari kendaraan taksi roda empat elektrik, tepat permasalahan itu terjadi di perlintasan rel kereta api di Ampera," kata Kompol Sandhi Wiedyanoe, Selasa (28/4/2026).
"(KA Argo Bromo tabrak KRL) Mungkin akibat kurangnya koordinasi ataupun informasi, tidak mampu memberikan informasi menyeluruh ataupun akurat ke kereta api Argo Bromo Anggrek," tuturnya.
Lebih lanjut, Said mengatakan bahwa PT KAI bakal melakukan evaluasi setelah adanya kecelakaan yang menelan belasan korban jiwa ini.
| Update Terbaru, Daftar 15 Identitas Korban Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur |
|
|---|
| Ini Alasan Menteri PPPA Usul Gerbong Wanita Dipindah ke Tengah usai Kecelakaan Kereta di Bekasi |
|
|---|
| Sebelum Jadi Korban Tewas Kecelakaan Kereta, Harum Anjasari Sempat Ucap Kangen dan Ingin Pulang |
|
|---|
| Dirut PT KAI Tolak Usulan Menteri PPPA Pindahkan Gerbong Wanita ke Tengah: Kami Tidak Bedakan Gender |
|
|---|
| Imbas Insiden di Bekasi Timur, 8 Kereta Jarak Jauh dari Jakarta Batal Berangkat 29 April 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Taksi-Hijau-angkat-bicara-terkait-adanya-dugaan-menjadi-pemicu-kecelakaan-beruntun-antara-KA.jpg)