Tips Bagi Pelancong atau Traveller Terhindar Penyakit Malaria Ditularkan Nyamuk Anopheles

Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi.

Tayang:
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
LISMA/GRAFIS/CANVA
WASPADA MALARIA -- Ilustrasi traveler, berikut tips terhindar Penyakit Malaria saat melancong atau bepergian di wilayah endemis malaria. 

Yang lebih penting, jika kamu berencana untuk menjelajahi wilayah Indonesia Timur, melakukan langkah pencegahan bisa membantu kamu tetap sehat sepanjang perjalanan.

Traveler yang melakukan perjalanan ke wilayah Indonesia Timur berisiko terjangkit malaria jika tidak mengambil langkah pencegahan yang tepat.

Karena nyamuk Anopheles yang menyebarkan malaria aktif pada malam hari, maka penting bagi wisatawan untuk melindungi diri dengan cara yang efektif.

 Selain itu, banyaknya lokasi yang jauh dari fasilitas kesehatan di daerah terpencil bisa membuat deteksi dan pengobatan malaria terlambat.

Jika kamu merasa sedikit demam atau kelelahan setelah perjalanan ke daerah Indonesia Timur, itu bisa saja gejala awal malaria.

Yang terpenting adalah segera memeriksakan diri ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan diagnosa dan pengobatan yang cepat. Jangan khawatir, malaria bisa diobati dengan cepat jika diketahui sejak dini.

Gejala Malaria yang Perlu Diperhatikan

Setelah kembali dari perjalanan ke Indonesia Timur, jika kamu merasa tidak enak badan atau muncul gejala yang mencurigakan, jangan abaikan!

Gejala Malaria

  • Biasanya muncul dalam waktu 7-30 hari setelah terpapar gigitan nyamuk yang terinfeksi. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:
  • Demam tinggi yang datang secara mendadak.
  • Menggigil yang disertai dengan berkeringat.
  • Sakit kepala yang parah.
  • Kelelahan ekstrim dan kadang disertai mual atau muntah.
  • Jika kamu merasakan gejala-gejala tersebut, segera periksakan diri ke Rumah Sakit terdekat.
  • Malaria dapat diobati dengan obat yang tepat, tetapi pengobatan yang terlambat bisa menyebabkan komplikasi serius.


Dengan melakukan pemeriksaan rutin dan menjaga kesehatan, Anda  dapat melanjutkan petualangan dengan lebih aman dan nyaman. Malaria bisa diobati dengan cepat jika terdeteksi sejak dini.

Demikian Tips Bagi Pelancong atau Traveller Terhindar Penyakit Malaria Ditularkan Nyamuk Anopheles. Semoga bermanfaat. (lis/berbagai sumber)

Baca juga: Sejarah dan Tema Hari Malaria Sedunia 25 April 2026, Tekad Indonesia Bebas Malaria Tahun 2030

Baca juga: Pemerintah Bebaskan Pajak Oleh-oleh Jemaah Haji 2026, Bisa Kirim 2 Kali Paket, Begini Aturannya

Baca juga: Hukum Jastip dan Minta Oleh-oleh kepada Jemaah Haji atau Jemaah Umroh Sepulang dari Tanah Suci

Baca juga: Sejarah Hari Puisi Nasional Diperingati Setiap 28 April, ini Bedanya dengan Hari Puisi Indonesia

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved