Sejarah dan Tema Hari Malaria Sedunia 25 April 2026, Tekad Indonesia Bebas Malaria Tahun 2030
Indonesia masih berjuang untuk mengeliminasi malaria hingga tuntas pada tahun 2030. Sekitar 79 % wilayah Indonesia telah terbebas endemis malaria.
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
TRIBUNSUMSEL.COM -- Hari Malaria Sedunia diperingati setiap tanggal 25 April. Tahun ini Hari Malaria Sedunia 2026 jatuh pada Sabtu 25 April 2026.
Tema Hari Malaria Sedunia 2026, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) --pencetus peringatan-- bergabung dengan para mitra untuk meluncurkan kampanye bertema "Bertekad Mengakhiri Malaria: Sekarang Kita Bisa. Sekarang Kita Harus".
Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi.
Hari Malaria Sedunia, yang diperingati setiap tahun, adalah kesempatan global untuk meningkatkan kesadaran tentang malaria, penyakit yang dapat dicegah dan diobati namun tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di banyak negara.
Mengutip laman WHO, peringatan ini bertujuan untuk mengedukasi tentang gejala, pencegahan, dan pentingnya akses terhadap diagnosis dan pengobatan yang efektif.
Hari ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi dalam upaya global untuk memberantas malaria dan mengurangi dampaknya terhadap kesehatan dan pembangunan.
Hari Malaria Sedunia tidak hanya kesempatan untuk menyoroti kemajuan yang telah dicapai dalam pemberantasan malaria, tetapi juga untuk mengingat bahwa malaria masih merupakan masalah yang signifikan di beberapa negara.
FAKTA DAN DATA KONDISI MALARIA DI INDONESIA DAN DUNIA
Dikutip dari laman kemenkes.go.id, Indonesia sendiri masih berjuang untuk mengeliminasi penyakit malaria, hingga tuntas pada tahun 2030.
Data dari kementerian kesehatan, 79 persen wilayah Indonesia telah terbebas dari endemis malaria. Sisanya sekitar 21 persen wilayah masih menjadi endemis malaria terutama di wilayah Indonesia Timur terutama Papua, Maluku dll.
Dari data WHO, sejak tahun 2000, 2,3 miliar kasus dan 14 juta kematian telah berhasil dicegah. Hingga saat ini, 47 negara telah dinyatakan bebas malaria (dua di antaranya pada tahun 2024 dan tiga pada tahun 2025), sementara 37 negara melaporkan kurang dari 1000 kasus pada tahun 2024.
Subwilayah Mekong Raya membuktikan bahwa eliminasi dapat dicapai, dengan kasus yang menurun hampir 90 persen meskipun resistensi obat telah berlangsung lama.
Antara tahun 2000 dan 2024, jumlah negara endemik malaria menurun tajam, dari 108 menjadi 80. Selama periode yang sama:
Jumlah negara dengan kurang dari 10.000 kasus meningkat dari 27 pada tahun 2000 menjadi 46 pada tahun 2024.
Negara-negara dengan kurang dari 100 kasus lokal meningkat dari 6 menjadi 26.
Jumlah negara dengan kurang dari 10 kasus penularan lokal meningkat dari 4 menjadi 24.
Namun situasi globalnya stagnan: pada tahun 2024, diperkirakan ada 282 juta kasus dan 610.000 kematian – sedikit peningkatan dari tahun 2023.
Waspada Saat Traveling
Selain penduduk setempat, orang yang berisiko terjangkit malaria adalah para wisatawan, pelancong atau juga traveller.
hari malaria sedunia
hari malaria sedunia 2026
sejarah hari malaria di dunia
tema hari malaria sedunia 2026
malaria di indonesia
Tribunsumsel.com
Tribunnews.com
| Sempat Terkendala Biaya, Jenazah Agus Kuli Panggul di Palembang Dimakamkan Usai Dibantu Donasi |
|
|---|
| Kunci Jawaban Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Kelas 11 Halaman 154 Activity 4, Unit 5 |
|
|---|
| Pemerintah Bebaskan Pajak Oleh-oleh Jemaah Haji 2026, Bisa Kirim 2 Kali Paket, Begini Aturannya |
|
|---|
| Reaksi Vicky Zainal Usai Bunga Zainal Nangis di Live TikTok: Tunjukin Empati Lo, Papa Lagi Sakit |
|
|---|
| Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian Diisukan Cerai, Pengacara Bakal Tempuh Jalur Hukum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/hari-malaria-sedunia.jpg)