Tips Bagi Pelancong atau Traveller Terhindar Penyakit Malaria Ditularkan Nyamuk Anopheles

Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi.

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
LISMA/GRAFIS/CANVA
WASPADA MALARIA -- Ilustrasi traveler, berikut tips terhindar Penyakit Malaria saat melancong atau bepergian di wilayah endemis malaria. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Melancong atau berpetualang ke wilayah yang memiliki keindahan alam yang masih alami memiliki keasyikan dan keseruan tersendiri.

Indonesia Timur misalnya mulai dari Papua, Maluku, hingga Nusa Tenggara, ada banyak tempat menakjubkan yang menunggu untuk dijelajahi. Sangat menggoda wisatawan, pelancong atau traveller.

Namun, saat berpetualang di daerah-daerah yang eksotis ini, ada baiknya Anda juga memperhatikan kesehatan, terutama soal malaria.

Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi.

Indonesia masih berisiko sebagai endemis malaria terutama wilayah Indonesia timur.  Indonesia masih berjuang untuk mengeliminasi penyakit malaria, hingga tuntas pada tahun 2030.

Data dari kementerian kesehatan, 79 persen wilayah Indonesia telah terbebas dari endemis malaria. Sisanya sekitar 21 persen wilayah  masih menjadi endemis malaria terutama di wilayah Indonesia Timur terutama Papua.

Menurut data Kementerian Kesehatan Indonesia, wilayah Indonesia Timur, termasuk Papua, Maluku, dan sebagian Nusa Tenggara, masih menjadi daerah endemik malaria.

Pada tahun 2021, lebih dari 40 persen kasus malaria di Indonesia tercatat terjadi di Papua, yang menunjukkan betapa pentingnya kewaspadaan di wilayah ini.

Bahkan, meskipun angka kasus menurun, penyakit ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di daerah-daerah tersebut.

Sementara risiko penularan malaria sebagian besar didasarkan pada lokasi geografis dan musim perjalanan di belahan dunia lain seperti Afrika sub-Sahara, anak benua India, dan Asia Tenggara antara bulan Mei dan Desember. 

Secara global, sebanyak 247 juta kasus positif Malaria dilaporkan di 84 negara endemis Malaria (Sumber: World Malaria Report 2022). 

 Pada tahun 2021, lebih dari 40 % kasus malaria di Indonesia tercatat terjadi di Papua, yang menunjukkan betapa pentingnya kewaspadaan di wilayah ini.

Bahkan, meskipun angka kasus menurun, penyakit ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di daerah-daerah tersebut.

MALARIA, GEJALA DAN CARA PENCEGAHANNYA

 Malaria disebabkan oleh parasit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles. 

Gejalanya bisa meliputi demam tinggi, menggigil, sakit kepala, dan kelelahan. 
Walau terdengar mengkhawatirkan, malaria bisa dicegah dan diobati dengan cepat jika dideteksi sejak dini. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved