Dinas Perpustakaan Sumsel Sosialisasikan Naskah Kuno
Sosialisasi Pelestarian Naskah Kuno di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Kamis (28/8/2025).
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengadakan Sosialisasi Pelestarian Naskah Kuno dengan tema peningkatan peran serta masyarakat dalam menyelamatkan naskah kuno melalui konservasi dan alih media di Hotel Swarna Dwipa Palembang.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Edward Candra. Turut hadir secara langsung Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel Muhammad Zaki Aslam, Plt Kepala Dinas Kearsipan Provinsi Sumsel Dyah Novita dan pejabat terkait lainnya.
"Kegiatan sosialisasi pelestarian naskah kuno tahun 2025 dengan tema peningkatan peran serta masyarakat dalam menyelamatkan naskah kuno melalui konservasi dan alih media ini diikuti 60 peserta. Kegiatan ini diadakan dari tanggal 28-29 Agustus 2025," kata Zaki, Kamis (28/8/2025).
Zaki mengatakan, 60 orang berasal dari dinas perpustakaan dan arsip di kabupaten/kota, kemudian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel dan pemilik naskah kuno beserta narasumber.
"Tema peningkatan peran serta masyarakat dalam menyelamatkan naskah kuno melalui konservasi dan alih media ini dipilih, karena kami menyadari bahwa naskah kuno merupakan warisan budaya yang sangat berharga," katanya.
Namun kondisinya semakin rentan dimakan usia. Lalu konservasi berarti menjaga merawat dan melindungi naskah kuno agar tetap lestari secara fisik, sedangkan ali media berarti memindahkan isi naskah ke bentuk lain khususnya media digital agar lebih tahan lama mudah dipelajari dan dapat diakses oleh generasi.
"Kegiatan ini akan mengingatkan kita semua bahwa pelestarian naskah kuno tidak hanya soal menjaga lembaran-lembaran tua, tetapi juga memastikan bahwa nilai-nilai ilmu pengetahuan dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya tetap hidup dan bermanfaat sepanjang zaman," katanya.
Menurutnya kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pemahaman dan kepedulian stakeholder dan masyarakat akan pentingnya pelestarian naskah kuno. Kemudian memberikan pemahaman tentang cara konservasi perawatan dan perlindungan naskah kuno. Lalu mendorong ahli media digital, sebagai upaya pelestarian dan akses generasi mendatang.
"Berdasarkan data di perpustakaan nasional, Sumsel terdata ada 775 naskah kuno seperti ada ulu, jawi dan Islam. Namun yang terdata atau terdaftar di kita baru 77 naskah kuno, artinya masih ada ratusan naskah kuno yang belum terdata," katanya.
Untuk itu menurut Zaki, diharapkan dari kegiatan ini dapat meningkatnya pengetahuan peserta tentang pentingnya pelestarian naskah kuno. Kemudian terbangunnya jejaring kerjasama antara pemerintah komunitas dan masyarakat. Lalu tersusunnya langkah tidak lanjut dalam pelestarian naskah kuno di Provinsi Sumsel.
Sementara itu Edward Candra mengatakan, menghargai sejarah dan warisan budaya merupakan hal yang sangat penting. Sebab, keberhasilan bangsa ini bukan hanya diukur dari teknologi ataupun kemajuan di bidang pembangunan, tapi juga keberhasilan dalam merawat warisan budaya.
"Di Indonesia, sangat beragam budayanya dan masing-masing mempunyai ciri khas. Berbagai upaya dilakukan untuk pemeliharaan budaya di seluruh Nusantara," kata Edward.
Menurutnya, banyak catatan sejarah atau ilmu pengetahuan yang bisa dibaca. Misalnya di negara-negara yang maju seperti Tiongkok, mereka tetap merawat sejarahnya, ilmu-ilmu pengetahuan, kemudian artefak, manuskrip terpelihara sampai dengan sekarang.
Bahkan, ilmu-ilmu dan kemajuan teknologi yang mereka terus gerakan pada saat ini berdasarkan dari ilmu-ilmu yang diwariskan oleh leluhur mereka seperti ilmu filsafat dari Cina yang sampai sekarang masih relevan. Ditengah kemajuan zaman mereka tetap memeliharanya.
| Cara Cek Pengumuman Hasil UTBK SNBT 2026 dan 44 Link Mirror PTN Seluruh Indonesia |
|
|---|
| 102 Kecamatan di Sumbar Masih Padam, Ini Daftar Wilayah di Sumatra yang Masih Blackout |
|
|---|
| Susunan Ujud Doa Rosario Minggu 24 Mei 2026: Menggunakan Peristiwa Mulia |
|
|---|
| Kumpulan Chord Gitar Lagu Malaysia Populer Sepanjang Masa, Ada Suci Dalam Debu Hingga Isabella |
|
|---|
| Listrik Kembali Padam di Sejumlah Wilayah Palembang, Penyebabnya Masih Belum Diketahui |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Dinas-Perpustakaan-Sumsel-Sosialisasikan-Naskah-Kuno.jpg)