Berita Palembang
Ditinggal Cari Barang Bekas, Tena Lesu Saat Rumahnya Terbakar Habis di Gandus
Tena (49) hanya bisa terduduk lesu begitu mengetahui rumahnya terbakar tanpa ada yang bisa diselamatkan saat peristiwa kebakaran di Jalan Lettu
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tena (49) hanya bisa terduduk lesu begitu mengetahui rumahnya terbakar tanpa ada yang bisa diselamatkan saat peristiwa kebakaran di Jalan Lettu Karim Kadir, Gang Sedia, Kelurahan Karang Jaya, Gandus, Sabtu (16/8/2025).
Rumahnya menjadi sumber awal munculnya api dari peristiwa kebakaran yang menghanguskan 19 rumah dan 4 rumah terdampak.
Saat dibincangi Lurah Karang Jaya, ia hanya bisa menjawab lesu di samping adiknya Awaludin (35) yang ikut memadamkan api.
Pada saat kejadian Tena meninggalkan rumahnya dalam keadaan tergembok dan pergi mencari barang bekas. Sedangkan suaminya, Khairul sedang keliling sebagai tukang sol sepatu.
"Saya lagi di Poligon tadi pak," kata Tena menjawab lesu.
Tena mengaku ia terakhir kali meninggalkan rumah dalam keadaan terkunci dan tak ada orang lagi di rumah.
"Tidak ada orang, saya kunci terakhir," katanya.
Awaludin (35) adik Tena mengatakan ia melihat api dari rumah kakaknya tepat di bagian tengah rumah.
"Saya dikabari tetangga rumah kakak terbakar, pas saya datang dan didobrak tidak terbuka rupanya terkunci. Sempat saya intip dari jendela, lihat api dari tiang tengah rumah," ujar Awaludin.
Awaludin bersama empat warga lainnya berusaha menyiramkan air ke arah rumah tersebut namun, apa daya karena kencangnya angin dan jarak antar rumah terlalu dekat membuat api dengan cepat melalap rumah.
Terlebih lagi rumah yang ada di lokasi kebanyakan berbahan kayu.
"Kami siram pakai air ledeng tapi tidak sanggup, sebab api cepat membesar. Ditambah angin umayan kencang," katanya.
Terpisah, Kapolsek Gandus AKP Firmansyah mengatakan api baru bisa dipadamkan sekitar dua jam setelah api pertama kali muncul.
"Kejadiannya sekitar pukul 15:00 WIB. Kemudian setelah pemadam kebakaran datang, api berhasil dijinakkan sekitar pukul 17:00 WIB. Api berasal dari rumah pak Khairul yang dalam keadaan kosong," kata Firmansyah.
Akibat peristiwa total kerugian ditaksir berkisar lebih dari Rp 500 juta.
| Cekcok Berujung Penusukan di Palembang, Sultan Laporkan Pengeroyok Ayahnya Usai Korban Luka Serius |
|
|---|
| Tinjau Gudang di Sumsel, Direktur Keuangan Bulog Jamin Kualitas Beras Bantuan Pangan Layak Konsumsi |
|
|---|
| Kira Dibawa Anak Mudik, Mobil Lansia di Jakabaring Palembang Ternyata Dicuri, Korban Lapor Polisi |
|
|---|
| Sopir Truk Ngaku Diculik, Diperas Hingga Diancam Ditembak Oknum Polisi di Palembang, Lapor Propam |
|
|---|
| Ditinggal Kosong, Rumah di Gandus Palembang Dibobol Maling, TV Hingga Senapan Angin Raib |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/korban-kebakaran-gandus-2025.jpg)