Berita Viral

Nasib Serma Mustari Purnawirawan Diduga Ditelantarkan Anak & Istri, Bertahan Hidup dari Kerabat

Nasib Serma Mustari Baso, purnawirawan Kopassus Serma Mustari Baso, diterlantarkan anak dan istri hidup sebatang kara di Kampung

|
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUN-TIMUR.COM
KISAH PURNAWIRAWAN KOPASSUS - Nasib Serma Mustari Baso, purnawirawan Kopassus Serma Mustari Baso, diterlantarkan anak dan istri hidup sebatang kara di Kampung Kunjung Mange, Desa Kaluku, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Singkat cerita, seseorang membawa Mustari ke pinggir jalan, tepat di depan rumah H Jalling. 

Dari sanalah cerita haru Mustari kembali dimulai.

"Sudah dua tahun menetap di sini dan saya yang merawatnya," tutur Sattunia.

Adapun pangkat terakhir Mustari Baso, Sersan Mayor (Purnawirawan).

Dulu ia berdinas di satuan paling elit, Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD), kini dikenal Kopassus.

Mustari terakhir berdinas di Kabupaten Bulukumba dan tinggal mengontrak rumah bersama istri dan anak.

Namun, nasib berkata lain.

Ia ditinggal oleh anak dan istrinya.

Penjelasan TNI

Sementara, Batituud Koramil 05 Batang, Pelda Alimuddin yang mendatangi rumah tersebut bersama Kapolsek Batang Iptu Purwanto membenarkan status Mustari sebagai purnawirawan TNI.

"Beliau ini purnawirawan TNI, menurut keterangan beliau masuk di grup 1 Kopassus Cijantung kemudian pensiun terakhir di Kodim 1411 Bulukumba tahun 1992," kata Alimuddin.

"Beruntungnya beliau ini dirawat oleh pihak keluarga yang masih mau merawat, anak-anaknya ada di Jakarta, pokoknya tidak ada di Jeneponto. Seandainya tidak dipedulikan mungkin beliau tinggal dipinggir jalan lah," tutup Alimuddin.

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News  

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved