Berita Viral

Nasib 4 Opang di Tangerang yang Paksa Ibu dan Bayi Turun dari Taksi Online, Terancam Hukuman Berat

Empat orang oknum ojek pangkalan (Opang) resmi ditetapkan tersangka dalam kasus perbuatan yang tidak menyenangkan terhadap

Editor: Moch Krisna
Ade Feri/TribunBanten.com
DITETAPKAN TERSANGKA : Empat oknum opang ditetapkan sebagai tersangka usai melakukan persekusi terhadap ibu yang menggendong bayi di Stasiun Tigaraksa, Tangerang 

Kemudian lanjut Indra, saat diadang tersebut korban IA sempat meminta pengertian dari pria yang datang itu.

"Korban IA mengatakan bahwa sedang terjadi hujan deras, mereka sedang membawa bayi," ucapnya.

Namun pria itu tidak memperbolehkan pria yang membawa taksi online melanjutkan perjalanan, alasannya bahwa taksi online itu tidak boleh memasuki area stasiun yang diklaim sebagai tempat atau wilayah mereka (opang).

Bahkan oknum opang itu bersikeras meminta kepada pengemudi taksi online untuk menurunkan penumpang.

Pengemudi taksi online sempat menolak permintaan opang itu, kemudian opang itu memanggil teman-temannya.

"Jadi saat itu situasi nya tidak kondusif, yang awalnya dia sendiri karena terjadi sedikit keributan akhirnya memanggil teman-temannya yang lain," jelas Kapolres.

 

Tindakan Intimidasi

Tidak lama berselang para oknum opang yang lain datang dan meminta penumpang taksi online turun dari mobil.

"Permintaan oknum opang itu disertai tindakan intimidasi atau persekusi, sebab berdasarkan pengakuan korban salah satu oknum opang mengancam akan mengempiskan ban apabila penumpang tidak mau turun," kata Indra.

"Dan oknum opang lainnya yang dalam video terlihat mengenakan kemeja merah dan menggunakan helm, mengetuk-ngetuk kaca mobil dan sembari membawa potongan selkon bata ringan," imbuhnya.

"Oknum opang yang sama memaksa membuka pintu mobil tersebut, dan oknum opang lainnya memaksa penumpang yang sedang menggendong bayi untuk turun," jelasnya.

Indra juga mengungkapkan, korban SM atau ibu yang menggendong bayi itu sempat meminta opang untuk mengedepankan perasaan karena ada bayi yang masih berusia enam bulan.

"Jadi pada saat itu ibu-ibu yang bawa bayi itu sudah memohon, pak tolong pak ini ada anak bayi pak kasihan anak saya. Seperti itu contohnya," kata Indra.

Namun permintaan SM tidak diindahkan oleh para oknum opang, dan tetap memaksa penumpang untuk turun.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved