Breaking News

Berita Viral

Masa Lalu Syahrama Tersangka Pembunuhan Driver Ojol Wanita di Gresik, Ternyata Residivis Pembunuhan

Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, membenarkan bahwa tersangka pembunuhan Sevi Ayu driver ojol wanita adalah residivis pembunuhan berencana

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Polres Gresik/Tribunmadura.com
TERSANGKA PEMBUNUHAN DRIVER OJOL - Tampang SR tersangka pembunuhan ojol Sevi Ayu Claudia diamankan Satreskrim Polres Gresik, Senin (28/7/2025). Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, membenarkan bahwa tersangka pembunuhan Sevi Ayu driver ojol wanita adalah residivis pembunuhan berencana 

Perasaan kecewa yang terus memuncak membuat SR menyusun rencana jahat, sepeti dilansir Tribunmataram.com.

"Karena merasa kesal pelaku mengundang korban ke tempatnya fotocopy di Sidoarjo dengan alasan kerja freelance. Sampai di tkp korban dipukul pelaku sampai meninggal dunia," papar Rovan.

Bunuh Korban di Tempat Fotokopi

Tersangka Syahrama lalu memancing korban dengan alasan pekerjaan lepas (freelance) di tempat usaha fotokopi miliknya, di Desa Urangagung, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. 

Pada Sabtu (26/7/2025) sekitar pukul 16.45 WIB, Sevi datang ke lokasi sesuai janji. 

Tanpa memberi tahu siapapun mengenai tujuannya, Sevi masuk ke dalam toko dan langsung diajak SR menuju ruang kerja. 

Di ruangan itulah pelaku menjalankan aksinya. 

Baca juga: Janji Sevi Driver Wanita Picu Dibunuh Pemilik Fotokopi, Imingi Lolos PNS Modal Rp5 Juta

Tanpa banyak bicara, SR memukul korban secara brutal menggunakan alat pemotong kertas ke bagian belakang kepala. 

Korban sempat mencoba melawan, namun SR terus menghantamkan alat berat tersebut hingga Sevi tak berdaya dan akhirnya meninggal dunia di tempat.

Sehari kemudian, warga digegerkan dengan penemuan jasad Sevi Ayu Claudia driver ojol yang ditemukan terbungkus kardus di Gresik, Jawa Timur, Minggu (27/7/2025). 

Hasil Autopsi Ada Kekerasan Seksual

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengatakan, berdasar hasil autopsi yang telah dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina, Gresik, diketahui bahwa mayat tersebut berjenis kelamin perempuan. 

Pada beberapa bagian tubuh mayat tersebut, ditemukan luka.

Hasil pemeriksaan forensik juga menunjukkan adanya cairan putih di bagian alat kelamin korban, sehingga polisi membuka kemungkinan adanya unsur kekerasan seksual sebelum korban dibunuh.

"Sehingga kami akan melakukan pemeriksaan lanjutan berupa pemeriksaan toksikologi pada organ dalam, selaput vagina, serta kuku jari pada kedua tangannya," jelas Rovan, dilansir dari Kompas.com.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved