Berita Nasional

Dedi Mulyadi Bongkar 'Kebohongan' Study Tour Sekolah, Singgung Soal Pembodohan Publik

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali membuat gebrakan dengan menyebut praktik study tour sekolah sebagai bentuk pembodohan publik. 

Editor: Moch Krisna
Tribun Jabar
GUBERNUR JABAR DEDI MULYADI LARANG STUDY TOUR - Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat melarang study tour siswa, kini dampaknya wisata turun drastis, hal ini diungkap Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardana yangmengklaim wisata turun 70 persen dampak Dedi Mulyadi melarang siswa study tour. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tegas melarang pelaksanaan study tour di lingkungan sekolah se Jawa Barat.

Dalam pernyataannya di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Senin (28/7/2025), Dedi Mulyadi menilai selama ini banyak sekolah menyalahgunakan istilah study tour dengan mengemasnya sebagai kegiatan wisata berkedok pendidikan.

Hal tersebut telah menyimpang dari makna sebenarnya.

Menurutnya, itu sama saja seperti pembodohan publik.

"Dengan adanya demo pekerja pariwisata, pengelola bus pariwisata, dan pengusaha travel, itu menunjukkan study tour yang dilaksanakan selama ini bertentangan dengan makna sebenarnya." jelas Dedi Mulyadi.

"Itu pembodohan publik. Makanya, tidak boleh sekolah-sekolah di Jawa Barat membodohi siswa dan orang tuanya," sambung Dedi melansir dari Tribunnewsbogor.com, Selasa (29/7/2025).

 

DEDI MULYADI - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi langsung mengunjungi RSUD dr. Slamet Garut, Jumat (18/7/2025) malam.Gubernur Jateng Jenderal Luthfi Minta Penjabat Tak Bawa Kamera, Dedi Mulyadi Sindir Balik
DEDI MULYADI - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi langsung mengunjungi RSUD dr. Slamet Garut, Jumat (18/7/2025) malam.Gubernur Jateng Jenderal Luthfi Minta Penjabat Tak Bawa Kamera, Dedi Mulyadi Sindir Balik (Tribunjabar.id/Adi Ramadhan Pratama)

 

Ancam Copot Kepsek

Lebih jauh Dedi Mulyadi menyebut penyelenggaran study tour bisa dilakukan di masing-masing wilayah, tanpa harus keluar kota.

Karena itu, apabila ada kepala sekolah yang nekat melakukan study tour keluar kota, maka akan dicopot dari jabatannya.

"Cukup di daerahnya masing-masing. Karena di setiap kabupaten, lab sudah ada, sudah lengkap."

"Tiap kabupaten ada sawah, setiap kota juga ada area penelitian," kata Dedi Mulyadi

"Jadi, kalau ada yang tetap melakukan, sanksi kepala sekolahnya saya copot," tegas Dedi Mulyadi

 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved